Gawat! TPU di Muktisari Banjar Ini Jadi Tempat Mesum ABG?

28/04/2015 0 Comments
Gawat! TPU di Muktisari Banjar Ini Jadi Tempat Mesum ABG?

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, kini menjadi salah satu tempat favorit sejumlah pasangan remaja untuk memadu kasih. Photo: Nanang Supendi/HR

???????????????????????????????

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Selain Taman Alun-alun, taman kota dan kolong jembatan yang kerap dijadikan tempat mesum oleh kalangan remaja, ternyata Tempat Pemakaman Umum (TPU) pun kini menjadi salah satu tempat favorit bagi mereka untuk memadu kasih.

Hal itu terjadi di TPU Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, dimana warga sekitar mengeluhkan dengan seringnya terlihat perbuatan asusila di komplek pemakaman tersebut.

Seperti diungkapkan Ketua Komunitas Langen Seungit (Langit), Boni Mastriolani (44), kepada HR, Sabtu (18/04/2015). Dia menyesalkan TPU di wilayahnya dijadikan tempat berkumpulnya anak baru gede (ABG).

“Saya melihat anak muda sering kumpul-kumpul dan menyalahgunakan makam itu. Setiap malam TPU itu ramai kedatangan anak-anak muda, terlebih malam Minggu terlihat sejumlah anak muda yang memadu kasih,” tuturnya.

Menurut Boni, hal ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan banyak saksi mata warga lainnya. Tempat yang kerap terlihat adanya pasangan ABG yang sedang mojok itu diantaranya di pos kuncen makam, di pojokan Lapang Sanggabuana, dan di jalan masuk ke area pemakaman.

“Aneh juga anak muda sekarang, makam pun jadi digunakan tempat mesum. Mereka sempat diusir dan dinasehati, tapi susah. Masih saja kembali lagi mojok di makam,” katanya.

Dia juga menyayangkan, jika malam hari lampu penerangan di TPU Muktisari sangat minim. Kondisi remang-remang membuat sejumlah pasangan remaja itu merasa aman. Sebagai warga setempat, Boni pun berharap pemerintah menambah penerangan jalan, khususnya di sekitar TPU.

Untuk itu, pihaknya juga mendesak aparat keamanan untuk memantau aktivitas sekaligus melakukan razia terhadap muda-mudi di sekitar TPU Muktisari, agar mereka tidak melakukan dan menyalahgunakan area pemakaman.

“Seharusnya lokasi makam dijadikan tempat berziarah, bukan berbuat mesum atau perbuatan tercela lainnya. Kami juga mengajak masyarakat supaya mau berpartisipasi menjaga makam, agar lokasi pemakaman tidak dijadikan tempat mesum,” kata Boni. (Nanks/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!