Jika Raskin Jelek, Pemdes di Banjar Diminta Tidak Menyalurkan ke Warga

09/04/2015 0 Comments
Jika Raskin Jelek, Pemdes di Banjar Diminta Tidak Menyalurkan ke Warga

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Banjar, Nurhanah, SE., tampak sedang melakukan pengecekan beras miskin (raskin) di Gudang Bulog Pamalayan, Ciamis, yang akan dikirim ke setiap desa/kelurahan di Kota Banjar. Photo: Heri Herdianto/HR

Bulog dan Kabag Ekonomi saat cek beras di gudang pamalayan

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kabag Ekonomi Setda Kota Banjar, Nurjanah, SE., membenarkan, pihaknya pada Selasa pagi (07/04/2015), telah melakukan cek beras ke Gudang Bulog Pamalayan, sebelum raskin tersebut didistribusikan ke setiap desa/kelurahan di Kota Banjar.

“Kami melakukan pengecekan langsung ke Gudang Pamalayan, hasilnya beras yang akan dikirim cukup bagus,” ucapnya.

Namun diakui Nurjanah, pihaknya hanya mengecek beberapa karung dipermukaan, atau depan tumpukan karung saja. Karena tidak memungkinkan kalau dirinya harus mengecek semua karung beras yang akan dikirim.

Bilamana raskin yang diterima pemerintah desa atau kelurahan masih ada yang kualitasnya tidak bagus atau tidak layak konsumsi, pihak Bulog mempersilahkan mengembalikannya. Untuk itu, pemdes jangan mendsitribusikan dulu ke warga sebelum dilakukan pengecekan.

Dalam standar atau prosedur pengiriman disebutkan, jika kuantitas dan kualitas raskin tidak sesuai, maka Tim Koordinasi Raskin/Pelaksana Distribusi harus langsung mengembalikan kepada Perum Bulog dan dalam waktu selambat-lambatnya 2×24 jam, harus menggantinya dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai.

Pantauan HR di lapangan, saat pengiriman di Desa Balokang, raskin yang dikirim Bulog lebih baik dari bulan sebelumnya. Hal itu dilihat dari tampilan dan karung. Bahkan, ketika dibuka pun warna beras tidak terlalu kuning dan terlihat “beuner” serta tidak berkutu.

Menurut petugas pengirim, untuk kali ini raskin tidak diambil dari Gudang Banjar karena saat ini sedang ada pengiriman beras dari mitranya, dan sedang melaksankan penyeran beras dari petani di Gudang Banjar.

“Jadi tidak memungkinkan dilakukan pengiriman dibawa dari Gudang Banjar, maka untuk sementara dibawa dari Gudang Pamalayan Ciamis,” kata petugas tersebut.

Sementara itu, pihak Desa Balokang sendiri mengakui bahwa raskin yang dikirim bulan ini kualitasnya lebih baik dari bulan sebelumnya. Pihak pemdes berharap raskin yang baik jangan hanya pada pengiriman kali ini saja, namun seterusnya pun tetap baik. (Nanks/Koran-HR)

Ikuti berita menarik lainnya di Harapan Rakyat Online melalui akun twitter: Koran Harapan Rakyat dan fans page facebook: Harapan Rakyat Online

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!