Ketua KPU Banjar: UU No 8 Tahun 2015, Spirit Pilkada Baru

25/04/2015 0 Comments
Ketua KPU Banjar: UU No 8 Tahun 2015, Spirit Pilkada Baru

Ketua KPUD Kota Banjar, Dani Danial Muhklis. Foto: Nanang S/HR.

Ketu KPU Kota Banjar, Dani Danial Muhklis. Foto: Nanang S/HR.

Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial Muhklis. Foto: Nanang S/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di kota Banjar pada tahun 2018 mendatang, partai politik (Parpol) dapat mengusung calonnya lebih awal, begitu pula dengan koalisi Parpol dalam mengusung bakal calon (Bacalon).

“Artinya, partai harus menyusun strategi dalam menentukan koalisi dengan partai lain. Strategi jitu adalah menentukan koalisi harus segera mungkin,” jelas Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial Mukhlis, kepada harapanrakyat.com, Kamis, (23/04/2015).

Dani juga menyebutkan, koalisi harus cepat dibangun agar calon sudah sejak awal mendapatkan dukungan kuat. “Walau koalisi dibangun sejak awal, namun Parpol mesti berhati-hati mengambil keputusan bergabung pada koalisi dukungan, atau pengusungan calon kepala daerah,” tambahnya.

Berdasarkan aturan Pemilu Kepala Daerah yang baru yaitu UU No 8 tahun 2015, lanjut Dani, bilamana koalisi yang telah terjalin putus ditengah jalan, atau beralih dukungan ke Bacalon lain, serta belum diperoleh hasil Pilkada, pihaknya bisa memberikan sanksi.

“Aturannya berbeda dengan tahapan Pilkada sebelumnya. Sanksi berlaku pada Parpol maupun Bacalon, dan KPUD dapat menjatuhkan diskualifikasi hak politik,” ujarnya.

Dalam UU Pilkada baru tersebut, kata Dani, kampanye akan dikelola oleh KPUD, baik kampanye politik dialogis, atau kampanye terbatas dari calon Kepala Daerah. (Nanang S/R1/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!