Kurniawan Sebut Miliki Bukti Visual Soal Kasus Bansos DPRD Banjar

17/04/2015 0 Comments
Kurniawan Sebut Miliki Bukti Visual Soal Kasus Bansos DPRD Banjar

Foto: Ilustrasi net/Ist.

Foto: Ilustrasi net/Ist.

Foto: Ilustrasi net/Ist.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Selain membantah tidak semua anggota DPRD Kota Banjar meminjam uang kepada DW Tersangka kasus dugaan korupsi Bantuan Sosial (Bansos) TA 2013-2014. Kurniawan juga menyebutkan memiliki bukti visual saat ketiga anggota dewan hendak meminjam uang.

“Bukti tersebut akan mengungkap bahwa DW hanya dimintai bantuan untuk mencarikan dana pinjaman bagi keperluan kampanye Rsd, SJ dan AJ. Dengan begitu, DW tidak pernah terlibat dalam hal pemotongan bantuan sosial kepada kelompok penerima,” ungkap Kurniawan kepada harapanrakyat.com, Jum’at, (17/04/2015).

Pihak Kejaksaan Negeri Banjar, kata Kurniawan, sempat juga meminta bukti rekaman video tersebut, namun dirinya tidak memberikannya. Dia dan keluarga hanya akan memberikan bukti tersebut kepada pihak Kejaksaan Agung di Jakarta.

“Bukti rekaman video, kesaksian lainnya serta bukti lain, tidak akan kami serahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Banjar. Dan kami telah sepakat hanya akan menyerahkan kepada pihak Kejagung,” tandasnya.

Kurniawan juga telah mengumpulkan data-data lainnya, meski dirinya mengaku, Kepala Kejaksaan Negeri Banjar pernah meminta dirinya untuk menyerahkan data-data dan bukti visual.

“Dan saya tetap menolak meski Kajari yang meminta langsung kepada saya. Kajari meminta bukti-bukti kuat yang menyatakan DW tidak terlibat,” ujarnya.

Saat ditanya mengapa tidak menyerahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Kota Banjar. Kurniawan hanya menjawab. “Karena DW meminta data-data itu diserahkan kepada Kejagung,” tandasnya.

Kurniawan menegaskan kembali, bahwa DW hanya memfasilitasi anggota dewan untuk mencarikan pinjaman uang, dan nantinya akan dibayar bila dana hibah bansos cari ke kelompok. “DW itu bukan sebagai pengelola bansos,” tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, DW adalah staf secretariat DPRD Kota Banjar, dan AM mantan anggota DPRD periode 2009-20014. Kejaksaan Negeri Kota Banjar pada Kamis, (16/04/2015), menetapkan keduanya menjadi tersangka atas dugaan korupsi dana Bansos tahun anggaran 2013-2014. (Hermanto/R1/HR-Online)

Berita Terkait:

Kejari Banjar Tetapkan Dua Tersangka Kasus Bansos TA 2013-2014

Adik Tersangka Kasus Bansos Dewan Banjar Nyatakan DW Tak Terlibat

Inilah Tiga Anggota Dewan Banjar Yang Pinjam Uang Ke Tersangka DW

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!