Meski “Dicuekin” Pemkab Pangandaran, Sanggar Seni Ini Raih Juara Tingkat Jabar

07/04/2015 0 Comments
Meski “Dicuekin” Pemkab Pangandaran, Sanggar Seni Ini Raih Juara Tingkat Jabar

Anak-anak Sanggar Seni Banyu Bening, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, berphoto bersama usai mengikuti Festival Drama Bahasa Sunda (FDBS) tingkat Provinsi Jabar dan Banten, yang digelar Paguyuban Sunda Kiwari, Jum’at (27/03/2015), di Gedung rumentang Siang, Kosambi, Bandung. Photo: Dok. Sanggar Seni Banyu Bening

IMG_20150331_112245

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sanggar Seni Banyu Bening, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, berhasil meraih gelar juara umum pada acara Festival Drama Bahasa Sunda (FDBS) tingkat Provinsi Jabar dan Banten, yang digelar Paguyuban Sunda Kiwari, Jum’at (27/03/2015), di Gedung rumentang Siang, Kosambi, Bandung.

Pengasuh Sanggar Seni Banyu Bening, Furqonudin, mengatakan, dalam pagelaran tersebut, anak-anak sanggar asuhannya itu mampu menyingkirkan 60 grup teater terbaik di daerahnya masing-masing, sehingga berhak menyabet 5 buah piala, sekaligus menjadi juara umum, serta mendapatkan uang pembinaan.

“Sanggar Seni Banyu Bening asal Pangandaran menjadi yang terbaik. Walaupun serba kekurangan, baik dari persiapan maupun segi materi, semuanya kita swadaya,” kata Furqonudin, kepada HR, Selasa (31/03/2015).

Dia juga berharap, gelar juara umum yang telah diraih ini wajib dipertahankan. Karena, 2 tahun kedepan, yaitu di tahun 2017, dirinya tetap optimis Pangandaran akan menjadi juara umum kembali jika kalau didukung oleh pemerintah daerah, baik segi moril maupun materilnya.

“Kami berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran mendukung, karena ini menyangkut nama baik daerah, dan juga sebagai kabupaten yang berfilosofi pariwisata, menjunjung tinggi kearifan lokal budaya daerahnya,” harap Furqonudin.

Adapun kelima piala yang berhasil dirauih itu diantaranya Piala Sutradara Terbaik, Piala Aktris Terbaik, Piala Artistik Terbaik, Pementasan Terbaik, dan Piala Bergilir yang diperebutkan oleh kab/kota se-Jabar-Banten.

Furqonudin juga berharap, untuk kedepannya pemda ikut serta dalam pembinaan guna lebih memantapkan, yakni dengan cara mengadakan Lomba FDBS tingkat Kabupaten Pangandaran. Tujuannya tiada lain untuk mencari bibit-bibit terbaik se-Kabupaten Pangandaran.

“Meski dengan keterbatasan, kami bisa mengharumkan Pangandaran, dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada panitia di Bandung karena sudah menyiapkan tempat tidur di ruang tata rias Gedung Rementeng yang megah, sebab kami keterbatasan anggaran,” ujar Furqon.

Sementara itu, Asda II Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pangandaran, Drs. Undang Sohbarudin, mengaku, dirinya sangat mengapresiasi atas kesuksesan Sanggar Seni Banyu Bening asal Mangunjaya, yang telah mengharumkan Kabupaten Pangandaran.

“Saya mengapresiasi keberhasilan sanggar seni ini. Mudah-mudahan kedepannya bisa lebih berprestasi lagi, dan pemda akan sebisa mungkin terus mensuport, baik dukungan moral maupun materinya,” kata Undang. (Mad/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!