RTRW Dievaluasi, Investor Diminta Tak Buru-Buru Bangun Pangandaran

13/04/2015 0 Comments
RTRW Dievaluasi, Investor Diminta Tak Buru-Buru Bangun Pangandaran

Pantai Pangandaran diambil dari atas. Foto: Ist/Net

Penyusunan RKPD Kabupaten Pangandaran Berbasis PIK

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, meminta investor untuk tidak terburu-buru merealisasikan pembangunan di wilayah Pangandaran. Bappeda khawatir, pembangunan yang dilakukan investor bertentangan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pangandaran yang kini sedang dalam tahap evaluasi di tingkat propinsi.

Kepala Bappeda Pangandaran, Drs. Ade Supriatna, ketika ditemui HR, Senin (06/03/2015), mengatakan, saat ini RTRW Kabupaten Pangandaran masih dalam tahap evaluasi oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat. Untuk itu, kata dia, investor harus menahan diri dan bersabar sampai RTRW Pangandaran selesai tahap evaluasi.

Ade mengaku, terkait pembangunan Hotel di daerah pariwisata, tepatnya di Jalan Raya Pamugaran-Muara Cikembulan, di Dusun Sukaresik, Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, pihaknya meminta investor untuk lebih berhati-hati.

“Kalau tidak salah, memang dalam RTRW jalan Raya Pamugaran-Muara Cikembulan akan di jadikan jalur pariwisata pantai sampai kawasan Madasari. Jalur sepanjang Pantai itu sebagai alternatif jalur pariwisata Pangandaran,” kata Ade.

“Kami menyarankan agar investor melakukan kajian terlebih dahulu dengan rujukan RTRW Pangandaran, melibatkan dinas teknis, serta menempuh segala persyaratan, juga prosedur perijinan, agar tidak bertabrakan dengan aturan yang sudah ditetapkan. Untuk kenyamanan invenstor, kami juga meminta dinas teknis melakukan sosialisasi yang lebih intens,” pungkasnya. (Mad/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!