Waduh, Lahan Terminal Pamarican Ciamis Dipenuhi Kandang

09/04/2015 0 Comments
Waduh, Lahan Terminal Pamarican Ciamis Dipenuhi Kandang

Terminal/shelter angkutan kota di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, banyak terdapat kandang dan dipergunakan untuk kepentingan lain. Hingga membuat penumpang dan awak supir acap kali protes. Foto: Suherman/HR.

Dua buah kandang dibangun tepat di depan kantor Terminal Angkot Pamarican. Kondisi tersebut sering dikeluhkan calon penumpang dan awak supir. Foto: Suherman/HR.

Dua buah kandang dibangun tepat di depan kantor Terminal Angkot Pamarican. Kondisi tersebut sering dikeluhkan calon penumpang dan awak supir. Foto: Suherman/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Terminal atau shelter di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, kini sebagian lahanya dipenuhi sesak oleh kandang binatang piaraan, dan aktifitas lainnya. Hal itu membuat suasana terminal tersebut terkesan kumuh dan semrawut.

Sejumlah kandang sengaja dibangun diatas lahan terminal yang sering dipergunakan angkutan kota (Angkot) untuk mangkal. Pembuatan kandang dilakukan oleh warga yang tinggal di dekat terminal, bahkan sebuah kandang anjing ditempatkan di depan dan pinggir kantor terminal.

Selain menjadi tempat kandang anjing dan ayam, areal terminal juga acap kali dipergunakan warga untuk menjemur pakaian dan kasur. Tentu saja hal itu membuat Angkot sulit untuk melintas.

“Kandang-kandang itu sering dikeluhkan calon penumpang. Bahkan mengira kandang tersebut tempat hewan peliharaan saya, sehingga banyak yang memprotes kepada saya,” ungkap Agus Heri, Kepala Terminal Angkot Pamarican, kepada HR online, Kamis, (09/04/2015).

Meski begitu, lanjut Agus, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mengusir atau membongkar kandang tersebut pada awalnya. Namun, karena semakin banyaknya warga memprotes, pihaknya akan meminta bantuan pihak Pemerintah Desa Pamarican dalam melakukan penertiban.

“Saya sudah meminta bantuan Kepala Desa Pamarican untuk berbicara dengan pemilik kandang, dan menghimbau kepada warga agar jangan beraktifitas yang bisa menggangu fungsi terminal,” ucapnya.

Kepala Desa Pamarican, Endang Rahman, saat dikonfirmasi HR online, membenarkan pihaknya telah menerima pengaduan Kepala Terminal Pamarican mengenai penggunaan lahan terminal dipakai pendirian kandang, dan seringnya warga melakukan aktifitas lainnya.

“Saya akan segera melakukan pendekatan dengan pemilik kandang, dan memberikan pemahaman agar mau memindahkan kandang-kandang tersebut,” jelasnya. (Suherman/R1/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!