Gudang Bulog Banjar Serap 5.000 Ton Beras Petani

Gudang Bulog Kota Banjar. Foto: Dok. harapanrakyat.com

Gudang Bulog Kota Banjar. Foto: Dok. Harapanrakyat.com

Gudang Bulog Kota Banjar. Foto: Dok. harapanrakyat.com
Gudang Bulog Kota Banjar. Foto: Dok. harapanrakyat.com

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Terhitung sejak bulan Maret hingga awal Mei 2015, Perum Bulog Sub Divre Ciamis, sudah berhasil melakukan penyerapan/membeli beras petani melalui mitra kerjanya sebanyak 5.000 ton, khusus tersimpan di Gudang Bulog Banjar.

Hal itu dikatakan Kepala Bulog Sub Divre Ciamis, Cecep Panji Nandia, SE., melalui Kepala Operasional, Anwar Kurniawan, saat dihubungi HR via telepon selularnya, Kamis (07/05/2015).

“Penyerapan beras baru mencapai 5.000 ton dari petani lokal melalui mitra yang ada di Banjar, Banjarsari dan Parigi, begitu pun dengan para Gapoktan setempat,” kata Anwar.

Menurutnya, kualitas beras yang diserap dari petani lokal jauh lebih bagus dibanding tahun sebelumnya. Hal itu sesuai janji pihaknya, bahwa penyerapan tahun ini akan diupayakan lebih bagus dari sebelumnya.

Terlebih dalam penyerapan beras, pihaknya perlu merujuk pada Inpres Nomor 5 Tahun 2015, salah satunya mengatur soal pembelian beras petani. Jadi, kualitas beras yang dibeli harus bagus dan merupakan beras baru. Termasuk harga pokok pembelian (HPP) beras yang terbaru, yakni Rp.7.300 per kilogram, dimana sebelumnya hanya Rp.6.600 per kilogram.

Sedangkan, untuk jumlah penyerapan beras seluruhnya, ditambah dengan Gudang Bulog Ciamis sudah terserap sebanyak 26.000 ton, atau sekitar 34 persen dari target penyerapan yang mencapai 77.000 ton untuk tahun 2015.

“Dengan target penyerapan beras yang mencapai 77.000 ton itu, kami menyiapkan anggaran sebesar 562 miliar rupiah, dan tentunya kami akan berupaya memenuhinya dengan kerjasama dari berbagai mitra tersebut,” katanya.

Anwar juga menyebutkan, adapun jumlah stok beras yang tersedia saat ini, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kerjanya selama tiga bulan ke depan, yaitu di Kabupaten Pangandaran, Ciamis, Kota Banjar, Tasikmalaya dan Garut. (Nanang S/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA