Masyarakat Minta Banjarsari Ciamis Bebas dari Miras

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Masyarakat Minta Banjarsari Ciamis Bebas Dari Miras

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah kalangan masyarakat berharap wilayah Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, terbebas dari peredaran minuman keras alias miras. Hal itu terungkap dalam acara Forum Kewaspadaan Dini (FKDN) yang diselenggarakan Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Ciamis, Rabu (27/05/2015), bertempat di Aula Kantor Kecamatan Banjarsari.

Supena, tokoh masyarakat Banjarsari, mengaku prihatin peredaran miras di wilayah Kecamatan Banjarsari masih terbilang tinggi. Dia juga mengaku sering mendapati generasi muda tengah asyik berkumpul sambil mengkonsumsi miras di sejumlah tempat.

“Kami berharap, penjual miras ditindak tegas, kalau perlu pabriknya juga ditutup. Kami juga meminta pihak kepolisian meningkatkan pengawasan terhadap peredaran mirasi di daerah Banjarsari,” katanya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Banjarsari, Asep Shobur, menghimbau aparat kepolisian untuk menindak tegas penjual, pengedar dan konsumen miras. Dia meyakini, peredaran miras di wilayah Banjarsari membawa pengaruh negatif terhadap prilaku generasi muda.

“Apalagi menghadapi Bulan Suci Ramadhan, peredaran miras di Banjarsari harus benar-benar dihentikan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Kabag Ops Polres Ciamis, Kompol Sutisna, mengungkapkan, untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, perlu adanya kesinambungan antara masyarakat dengan pihak-pihak terkait.

Dalam hal ini, kata Sutisna, Polri memiliki kewajiban untuk menertibkan dan memberantas peredaran miras. Terlebih, sebagaimana Keputusan Menteri Perdagangan Republik Indonesia, minuman keras tidak boleh diperjualbelikan di warung-warung atau kios tak berijin.

“Kami sangat mendukung keinginan warga Banjarsari dalam upaya pemberantasan miras. Kami akan memerintahkan anggota Polsek Banjarsari, untuk menindaklanjuti peredaran miras disini. Terkait dengan hukuman, kami juga sepakat produsen, penjual dan konsumen miras ditindak tegas,” ucapnya. (Suherman/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar