Guru Honorer di Banjar Kecewa Minta Audensi Ditolak Inspektorat

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Guru-Honorer

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dalam momen Hari Guru Nasional tahun 2015, sejumlah guru honorer di Kota Banjar menyuarakan kekecewaannya terhadap Inspektorat. Pasalnya, surat permohonan audensi guna menanyakan nasib status honorer K2 ditolak oleh inspektorat.

“Sangat mengecewakan dan menyayangkan dengan sikap inspektorat yang menolak permintaan kami untuk audensi mempertanyakan keberadaan status honorer K2 di Kota Banjar,” tegas Ketua Forum AS PGRI Kota Banjar, Tantan Bustanul Arifin, kepada HR Online, Kamis (26/11/2015).

Bahkan sejak bulan kemarin, imbuh dia, pihaknya mengajukan surat permohonan audensi kepada Walikota Banjar. Namun, sama belum juga dikabulkan.

“Kami minta audensi tentu punya alasan, bahwa sebenarnya ada 112 tenaga honorer guru yang memenuhi syarat jadi honorer K2,” tukasnya.

Soalnya ketika pemberkasan K2 susulan pada tahun 2010, kata dia, inspektorat melakukan verifikasi dan menyatakan hasilnya tak ada yang berhak dan memenuhi syarat administrasi.

“Kalau masih nggak direspon keinginan beraudensi, kita forum AS PGRI telah sepakat akan turun ke jalan. Sebab secara prosedural telah kami menempuhnya,” tegasnya. (Nanks/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA