Terkait Perusakan Posko Ormas, Warga Sumanding Banjar & Geram Islah

Perwakilan dari warga RW.17, Lingkungan Sumanding Wetan, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, dan sejumlah anggota ormas Geram, beserta Kalosek Banjar, photo bersama usai melakukan islah. Photo: Hermanto/HR.

islahBerita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Terkait perusakan posko sekretariat ormas Gerakan Rakyat Menggugat (Geram), di RT.02, RW.17, Lingkungan Sumanding Wetan, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, oleh warga setempat pada Senin malam (16/11/2015) sekitar jam 21.00 WIB, berujung damai antara ormas Geram dengan warga, Selasa sore (17/11/2015).

Islah dilakukan di Aula Mapolsek Banjar, dan pihak kepolisian dari Polsek Banjar memediasi kedua belah pihak. Dalam mediasi tersebut, Ketua RW.17, Oom Muhtarom, mengatakan, permasalah tersebut berawal dari kesalah pahaman warganya yang menduga ada salah satu oknum Ormas yang tengah mabuk di tempat kost, dan mengancam warga setempat. Sehingga warga melampiaskan kekesalannya dengan merusak sekretariat ormas yang ada di lingkungan setempat.

“Ini hanya kesalah pahaman saat warga menduga ada oknum ormas Geram, akhirnya mereka pun melampiaskan kekesalannya pada posko yang berjarak 12 meter dengan kost-kostan tersebut,” ujarnya.

Oom menambahkan, selama ini warga berusaha untuk meredam aktifitas kost-kostan yang diduga kerap dijadikan tempat pesta miras dan kerap membawa perempuan. Puncak kekesalan warga terjadi pada Senin malam.

“Selama ini kami tidak pernah mengusik seseorang yang berada di kostan tersebut. Namun kami pun tidak menyangka akan berujung pada pengrusakan bangunan posko ormas Geram,” kata Oom.

Sementara itu, Sekretaris Geram, Hasan Al Bana, mengatakan, bahwa orang yang tengah mabuk itu bukanlah anggota dari ormas Geram. Menurutnya, pada malam itu anggota Geram tengah melakukan koordinasi bersama di markas Geram di Jl. BKR, Kecamatan Pataruman.

“Kami sedang melakukan rapat untuk persiapan aksi demo, sehingga tidak ada anggota kami yang berada di lokasi kejadian, apalagi mabuk-mabukan,” jelasnya.

Hasan mengajak kepada masyarakat untuk ikut bahu-membahu memberatas penyakit masyarakat tersebut. Sebab, ormas Geram bukan gangster, melainkan ormas yang pro kepada masyarakat.

“Kami harap kejadian ini bisa jadi pengalaman bersama, juga bekerjasama dengan masyarakat saling membantu menjaga kondusifitas Kota Banjar,” imbuh Hasan.

Kapolsek Banjar, Kompol. Muslim, mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi besar bagi kedua belah pihak yang mau legowo dan saling memaafkan.  Menurutnya, dalam hal ini kepolisian selalu bermitra dengan masyarakat.

“Kedepan mari bersama kita jaga kondisi situasi aman untuk wilayah Banjar. Apabila ada permasalahan, yuk kita duduk bersama diselesaikan dengan kepala dingin, agar muncul solusi yang bermanfaat,” kata Muslim. (Hermanto/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar