Akibat Banjir Jalur Perbatasan Jabar-Jateng (Pangandaran) Terganggu

Akibat Banjir Jalur Perbatasan Jabar-Jateng (Pangandaran) Terganggu

 

Akibat musibah banjir yang melanda beberapa waktu belakangan ini, akses jalur perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, terganggu. Photo : Entang Saeful Rachman/ HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Akibat musibah banjir yang melanda beberapa waktu belakangan ini, akses jalur perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, terganggu.  

Pasalnya, selain menggenangi rumah dan tempat usaha, banjir yang melanda wilayah perbatasan wulayah Kalipucang Jawa Barat dan Jawa Tengah, infrastruktur jalan penghubung antar provinsi itupun tergenang air.

Rizki, seorang pengendara, ketika ditemui HR Online, Jum`at (05/02/2016), terpaksa harus menggunakan jasa sewa roda untuk mengangkut sepeda motor miliknya biar tidak terendam (air) banjir.

“Banjir ini mengganggu akses menuju Pangandaran ataupun sebaliknya. Motor terpaksa diangkut menggunakan roda agar mesinnya tidak terendam air,” katanya.

Penyedia jasa (roda) angkutan, Wahidin, ketika ditemui HR Online, mengatakan, musibah banjir tersebut justru membawa berkah baginya. Dia mengaku mendapat penghasilan tambahan dari usaha menyebrangan kendaraan.

“Banjir ini tingginya selutut orang dewasa. Kendaraan yang ingin melewatinya harus diangkut menggunakan roda agar tidak terendam. Tarif jasa roda ini kami tarif Rp 10 ribu,” katanya. (Ntang/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles