Balita di Banjar Jadi Korban DBD

Balita di Banjar Jadi Korban DBD

Ilustrasi. Photo : net/ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Seorang balita berusia 2 tahun, Silva Dwi Pralista (2), warga Lingkungan Sukarame, RT 04/11, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, meninggal dunia akibat serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Senin malam (25/1/2016).

Anak kedua dari pasangan Liawati (38) dan Prayitno (50) meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Banjar.

Namun keluarga korban baru mengetahui anaknya meninggal dunia karena DBD, setelah menerima hasil laboratorium dari RSUD Kota Banjar, beberapa hari sesudah anaknya meninggal dunia.

Sebelum meninggal, Ibu korban mengira bahwa anaknya hanya sakit demam dan sariawan saja. Namun setelah beberapa hari, demam tinggi anaknya tak kunjung turun. Korban pun akhirnya dibawa ke sebuah klinik kesehatan. Oleh dokter, korban harus dirujuk ke RSUD Kota Banjar untuk mendapat perawatan intensif.

Belum mendapat perawatan lebih lanjut, korban akhirnya meninggal dunia di RSUD Kota Banjar. Kedua orang tua korban pun membawa pulang jenazah anaknya untuk dimakamkan.

“Saya mengira itu hanya sakit demam dan sariawan biasa, ternyata anak saya meninggal akibat positif DBD,” ujarnya kepada HR Online, Kamis (4/2/2016) di rumahnya.

Kakek korban, Emen (73) menuturkan, bahwa Pemerintah Kota Banjar dalam menangani kasus DBD dinilai sangat lamban, hingga dalam kasus DBD ini sampai ada yang meninggal dunia.

“Pemkot Banjar lamban dalam menangani masalah DBD ini, hingga menimbulkan korban jiwa,” katanya. (Hermanto/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles