Cuaca Buruk, Produksi Sale Purwadadi Ciamis Menurun

Cuaca Buruk, Produksi Sale Purwadadi Ciamis Menurun

 

Siti dan anaknya, pengrajin sale pisang di Dusun Buniasih, Desa Kutawaringn, kecamatan Purwadadi sedang memproduksi sale pisang. Photo : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat),-

Sejumlah pengrajin sale pisang di wilayah Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, mengeluh lantaran produksi sale pisang terganggu akibat buruknya cuaca beberapa waktu belakangan ini.

Adnan, pengrajin sale pisang di Dusun Buniasih Kutawaringin, ketika ditemui Koran HR, Selasa (16/02/2016), membenarkan, saat ini pengrajin sale kesulitan menjemur atau mengeringkan sale pisang lantaran hujan terus mengguyur wilayah tersebut.

“Karena cuaca seperti ini, omset atau pendapatan pengrajin sale menurun drastis. Itu karena pengrajin kesulitan untuk mengeringkan sale,” katanya.

Senada dengan itu, Siti, pengrajin sale di Dusun Buniasih Kutawaringin, menuturkan, memasuki musim penghujan, produksi sale pisang di wilayah tersebut mengalami penurunan akibat cuaca tidak menentu.

“Penurunan produksi kali ini terjadi karena proses pengeringan terganggu. Biasanya sale bisa kering dalam waktu satu hari, namun karena cuaca yang tidak mendukung, kini proses pengeringan bisa menghabiskan waktu hingga satu minggu,” katanya.

Siti mengaku, dalam sehari dia dibantu dua orang anaknya bisa menghabiskan pisang sebanyak 50 kilogram untuk pembuatan sale. Meski cuaca tidakn menentu, dia tidak mengurangi jumlah produksi. Hanya saja, proses produksi terkendala masalah penjemuran atau pengeringan.

“Lebih dari 30 orang menggeluti usaha produksi sale. Hingga saat ini pengrajin belum pernah mendapatkan pendampingan khusus dari pemerintah, apalagi mendapat bantuan modal. Pernah sih dari desa meminta foto copy ktp sambil di foto-foto, namun hanya sebatas itu saja. Sudah ada tiga kali saya difoto dan dipintai foto kopy KTP, namun entah untuk apa, katanya sih mau dapat bantuan, tapi bantuannya entah apalah hingga saat ini masih belum ada realisasinya,” katanya. (R4/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles