Di Banjar, Hanya 2 Sekolah yang Siap Gelar UN CBT

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Tahun kedua diberlakukannya Ujian Nasional (UN) berbasis computer atau Computer Based Test (CBT), sejumlah sekolah di Kota Banjar, baik tingkat SLTP maupun SLTA, masih ada yang belum siap untuk melaksanakannya.

Hal itu diakui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar, H. Dahlan, SH., bahwa memang untuk di Kota Banjar, saat pelaksanaan UN tingkat SLTA pada bulan April, dan UN SLTP pada Mei mendatang, masih banyak sekolah yang menyatakan belum siap.

“Hal itu disebabkan alat penunjangnya belum tersedia secara utuh, baik peralatan komputer maupun jaringan onlinenya. Berdasarkan hasil verifikasi dari SMA/SMK negeri dan swasta, hanya 2 sekolah yang sudah didukung kelengkapan tersebut atau siap melaksanakan UN CBT di tahun 2016 ini, yaitu SMKN 1 Banjar dan MAN Banjar,” kata Dahlan, kepada Koran HR, pekan lalu.

Sedangkan, sisanya masih melaksanakan UN secara biasa, karena memang kelengkapan jumlah computer dan jaringan internet tak memadai. Di bulan Februari ini, Disdikbud Kota Banjar masih melakukan pendataan jumlah siswa SLTP dan SLTA yang akan terdaftar sebagai peserta UN 2016.

Di tempat terpisah, Wakasek Bidang Kesiswaan SMAN 2 Banjar, Sugeng, S.Pd., mengaku, pihak sekolahnya belum siap melaksanakan UN CBT di tahun ini karena keterbatasan jumlah komputer.

“Kami masih miliki kendala, yaitu sarana dan prasarana berupa jumlah komputer yang masih terbatas. Meski begitu, sekolah kami sedang dalam proses ke arah sana,” jelasnya.

Terlebih pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, memaklumi pemberlakuan UN CBT di setiap sekolah dilakukan secara bertahap. Pasalnya, pemberian bantuan komputer dan perlengkapannya tidak dapat dilakukan sekaligus.

“Termasuk sekolah kami, dan kami juga sudah sampaikan ke Disdikbud Kota Banjar, atas ketidaksiapan di tahun 2016 ini. Jika tahun berikutnya dapat dilaksanakan, tentu diharapkan ada bantuan sarana prasarana. Termasuk kami sendiri harus menyiapkan SDM pengelola lab komputer lebih baik lagi,” pungkas Sugeng. (Nanks/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar