Di Ciamis, Bayi Terlahir Prematur Akhirnya Dirawat Secara Medis

Di Ciamis, Bayi Terlahir Prematur Akhirnya Dirawat Secara Medis

Bayi yang terlahir prematur dengan kondisi memperihatinkan, kini dalam penanganan dokter, dan tengah dirawat dalam tabung incubator di Puskesmas Pamarican. Photo: Suherman/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Bayi yang terlahir prematur dengan kondisi memprihatinkan, anak pasangan suami istri (pasutri) Mamat Rahmat (22) dan Sopiah (20), warga Dusun Cigamping, RT.06/11, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, akhirnya mendapatkan perawatan dokter.

Kepala Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Deni Nono Sunaryo, langsung sigap dan membawa sang bayi ke Puskesmas Pamarican, setelah dirinya mendengar adanya kabar tersebut.

“Awalnya saya tidak mengetahui ada warga yang telah melahirkan secara prematur dengan kondisi yang memprihatinkan. Sopiah memang sudah tercatat jadi warga Desa Neglasari. Namun, menjelang kelahirannya, dia dibawa oleh orang tuanya ke Cigayam. Menurut keterangan dari yang bersangkutan, dia melahirkan di rumah orang tuanya, dan setelah lahiran dia dibawa kembali oleh mertuanya ke Cigamping,” tutur Deni, saat ditemui HR Online, Jum’at (05/02/2016).

Deni menjelaskan, setelah mendapat kabar bayi prematur dalam kondisi memprihatinkan, dirinya pun bergegas mengambil langkah dan membawa sang bayi ke Puskesmas Pamarican. Kini, bayi mungil yang diberi nama Raka Aleksis Pratama itu tengah di rawat di Puskesmas.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Pamarican, Tata Sudinta, membenarkan, terkait adanya pasien bayi prematur yang masuk ke Puskesmas. “Kemarin bayi diantar oleh perangkat Desa Neglasari untuk mendapatkan perawatan. Sekarang bayinya sudah dalam penanganan dokter, dan tengah dirawat dalam tabung incubator,” terangnya.

Tata menambahkan, saat datang pada Kamis sore kemarin, kondisi bayi memang memprihatinkan. Tubuhnya menggigil kedinginan dan sedikit agak membiru. Tapi setelah dalam perawatan dokter, kini kondisinya sudah membaik. (Suherman/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles