Duh! PNS Banjar Kerap Kelebihan Jam Istirahat

Duh! PNS Banjar Kerap Kelebihan Jam Istirahat

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Akhir-akhir ini, sejumlah oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di lingkup Pemerintah Kota Banjar, sering melebihi jam istirahat siang. Seharusnya, para PNS itu masuk kembali jam 13.00 WIB, namun mereka kerap mengabaikannya hingga jam 13.30-14.00 WIB.

Ulah para oknum PNS Banjar ini tentunya mendapat sorotan dari berbagai pihak. Seperti yang dikatakan Wakil Ketua KNPI Kota Banjar, Wahidan. Menurutnya, hal tersebut sangat disayangkan. Karena, sebagai seorang abdi negara seharusnya mereka memiliki semangat kerja yang besar. Terlebih dengan berbagai fasilitas negara yang diterimanya.

“Lemahnya syahwat kerja seorang PNS akan berdampak pada buruknya pelayanan publik. Untuk itu, saya minta kepada Badan Kepegawaian Daerah dan Sekda sebagai jenderalnya PNS, memberikan sanksi tegas kepada pegawai yang malas dalam bertugas,” ujar Wahidan, kepada Koran HR, pekan lalu.

Pendapat serupa diungkapkan salah seorang aktivis PMII Kota Banjar, Tsabit Habibi. Dia mengatakan, dengan banyaknya oknum PNS yang sering korupsi waktu, hal itu merupakan salah satu bentuk rendahnya kinerja para PNS di Kota Banjar.

“Kami sangat menyayangkan ulah para oknum PNS seperti itu. Tanpa sadar mereka sudah mengkhianati dan melangar sumpah janji sucinya saat dilantik menjadi PNS,” kata Tsabit.

Masalah ini pun ditanggapi oleh Ketua Menuju Arah Gerak Sempurna (Marag’s), Ujang Bachyan. Menurut dia, seorang abdi negara menjadi pelopor dari penggerak dalam menjalankan roda pemerintahan, tentunya harus selalu menjunjung tinggi kehendak rakyat untuk mencapai pemerintahan yang baik.

Selain itu, PNS juga harus totalitas menjadi kepercayaan masyarakat dalam peningkatan pelayanan publik. Saat ini perlu seorang PNS yang berdisiplin dan berdedikasi tinggi, jangan sampai seorang abdi negara malah kehilangan kredibilitasnya akibat budaya ketidakdisiplinan seperti.

“Jangan sampai gertakan yang selalu didengungkan oleh pemerintah tentang slogan “Ayo Kerja,” hanya dianggap sebatas wacana belaka. Tetapi itu harus diwujudkan dalam bentuk sikap nyata dalam meningkatkan kinerjanya,” tandasnya.

Ujang mengatakan, dalam hal ini pemerintah harus selalu mengontrol para pegawainya. Ketika kedapatan ada anggota PNS yang malas-malasan saat jam kerja atau melebihi jam istirahat siang yang telah ditentukan, maka pemerintah harus berani memberikan teguran tegas. Karena, budaya ketidak disiplinan PNS ini akan berpengaruh sekali terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Hermanto/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles