Kades di Pangandaran Ngeluh, Usulan Program Perdesaan Tak Diakomodir

(Pilkada Pangandaran) APDESI: Sudah Tidak Ada Kades Jadi Pengurus Parpol

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),–

Asosisasi Pamong Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Pangandaaran, mengeluhkan banyak usulan program yang berkaitan dengan pembangunan perdesaan tidak diakomodir pada APBD Pangandaran tahun 2016 ini.

Ketua APDESI Kabupaten Pangandaran, Anwar Nasihin, mengatakan, rencana yang sudah diagendakan dengan masyarakat akhirnya batal dilakukan. Dia mencontohkan usulan program PIK (Pagu Indikator Kecemantan) akhirnya batal dianggarkan, karena belum adanya kesepahaman antara Pemkab dengan DPRD.

“Pemkab dengan DPRD seharusnya selaras dan sepemahaman menangkap usulan yang datang dari pemerintah desa. Kami sebagai garda terdepan dalam pembangunan dan langsung bersentuhan dengan masyarakat perlu didengar aspirasinya. Program PIK sangat diperlukan agar program di perdesaan bisa lebih terarah,” ujarnya, kepada HR Online, Senin (22/02/2016).

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Kependudukan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BP3APK2BPMPD) Kabupaten Pangandaran, Saefuloh, mengatakan, dalam mengakomdir usulan program, pihaknya melakukan penilaian skala prioritas.

Setelah seluruh usulan program masuk, kata dia, pihaknya melakukan pernilaian terhadap seluruh usulan dan memilih mana program yang harus diprioritaskan. “Karena anggarannya terbatas, maka kami harus melakukan penilaian skala prioritas. Artinya, apabila ada program yang belum terakomdir, berarti dinilai belum terlalu prioritas,” ungkapnya, kepada HR Online, Senin (22/02/2016).

Namun begitu, tambah Saefuloh, usulan program yang belum terakomdir di tahun anggaran 2016 akan diusulkan kembali pada perencanaan program tahun anggaran 2017. “Kegiatan yang belum terdanai bisa dimusyawarahkan kembali. Dan diusulkan kembali nanti di anggaran 2017,”pungkasnya. (Mad/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar