Kerap Dipakai ‘Mojok’, Penerangan di Alun-alun Ciamis Harus Ditambah

Kawasan ini diduga masih dijadikan tempat sejumlah muda-mudi untuk berbuat mesum. Hal itu terjadi karena minimnya fasilitas penerangan. Photo : Heri Herdianto/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kawasan taman alun-alun Ciamis merupakan salah satu ruang komunikasi publik dan ruang terbuka hijau. Kawasan ini dianggap masih belum lepas dari tindak kerawanan sosial. Pasalnya, beberapa titik kawasan ini diduga masih dijadikan tempat sejumlah muda-mudi untuk berbuat mesum. Hal itu terjadi karena minimnya fasilitas penerangan.

Asep Hajid (38), warga Ciamis, ketika dimintai tanggapan oleh Koran HR, belum lama ini, membenarkan, bahwa fasilitas penerangan di kawasan alun-alun Ciamis kurang maksimal.

Menurut Asep, kawasan taman alun-alun Ciamis ramai dikunjungi saat sore menjelang malam, sehingga penataan lampu harus benar-benar dipikirkan dengan baik. Ketika sore hingga malam justru banyak pengunjung berdatangan. Jadi penataan lampu harus direncanakan dan benar-benar dipikirkan dengan baik, supaya lebih menonjolkan keasrian taman.

“Sekarang kan gelap, suka ada yang mojok. Kalau terang, orang akan berpikir dua kali untuk berbuat negatif,” jelasnya.

Senada dengan itu, Wawan R (30), pengunjung asal Kawali, selain masalah fasilitas penerangan, kurangnya pengawasan dari instansi terkait membuat kawasan taman alun-alun Ciamis “aman” untuk berbuat mesum.

Wawan mengatakan, setiap menjelang malam, Alun-alun Ciamis selalu ramai oleh pasangan muda-mudi. Awalnya mereka duduk berdua sambil menikmati jajanan di sekitar area taman. Setelah sepi, para muda-mudi ini mengambil tempat yang agak sepi, terutama di sekitar pepohonan di sekitar area tersebut, mereka tidak segan-segan beradegan mesra.

“Saya pernah mengunjungi alun-alun pada malam hari sekitar pukul 23.00, karena kondisi alun-alun yang gelap, ketika saya sengaja berkeliling, saya melihat beberapa pasangan tengah bermesraan,” ungkapnya.

Wawan mengungkapkan, kejadian tersebut hampir terjadi setiap malam. Dengan adanya hal itu dirinya sering merasa risih dan berharap kepada petugas yang berwenang untuk bersikap tegas dan memperbaiki kondisi alun-alun yang kini minim penerangan. (Heri/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar