Kesadaran Warga Sindangsari Ciamis Terhadap Masalah Sampah Masih Rendah

 

Kelompok mahasiswa peserta KKN Unigal Ciamis menggelar kegiatan sosialisasi mengenai lingkungan hidup, dengan tema ‘membentuk warga negara yang konsisten terhadap kebersihan lingkungan menuju kemajuan negeri bebas sampah’, Rabu (24/02/2016), bertempat di Aula Desa Sindangsari. Photo : Deni Supendi/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sampah rumah tangga ternyata masih menjadi persoalan pelik bagi pemerintah Desa Sindangsari, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, kesadaran masyarakat Desa Sindangsari terhadap masalah sampah tersebut masih rendah.

Hal itu terungkap saat kelompok mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis menggelar kegiatan sosialisasi mengenai lingkungan hidup, dengan tema ‘membentuk warga negara yang konsisten terhadap kebersihan lingkungan menuju kemajuan negeri bebas sampah’, Rabu (24/02/2016), bertempat di Aula Desa Sindangsari.

Pada kesempatan itu, Pjs. Kepala Desa Sindangsari, Maman Suryaman, Rabu (24/02/2016), membenarkan soal rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Menurut Maman, pihaknya mendapati masih banyak diantara warga yang membuang sampah rumah tangga secara sembarangan.

Maman mengaku ingin masyarakat bisa memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi sebuah produk berhagra yang memiliki nilai ekonomis. Selain bisa menjadi tambahan pendapatan, setidaknya lingkungan masyarakat sekitar menjadi lebih terjaga.

“Syukur-syukur sampah rumah tangga bisa dikelola, dimanfaatkan dan memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi warga. Dan kalaupun tidak, sedikitnya proses pemilahan sampah rumah tangga yang diawali dari masing-masing rumah bisa menjadikan lingkungan sekitar lebih terjaga,” ucapnya.

Dari pantauan HR Online, pada kegiatan sosialisasi lingkungan hidup tersebut, dihadiri puluhan masyarakat dari berbagai kalangan. Kelompok mahasiswa KKN Unigal Desa Sindangsari, menghadirkan akademisi yang konsen dalam bidang lingkungan hidup, DR. Dadi, M.Si. Dalam kesempatan itu, pemateri memperkenalkan konsep bank sampah untuk pengelolaan sampah rumah tangga. (Deni/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA