Pemdes di Ciamis Dihimbau Angkat Bendahara Paham Pembukuan & IT

Foto: Ilustrasi net/Ist

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, mengimbau pemerintahan di tingkat desa untuk mengangkat staf bendahara desa. Hal itu mengingat keuangan yang turun ke desa jumlahnya sangat besar.  

Kepala Bidang Pemerintahan Desa BPMPD Ciamis, Drs. Asep Sutisna, M.Si, ketika ditemui Koran HR, belum lama ini, mengatakan, penambahan staf bendahara di bawah Kepala Urusan (Kaur) Keuangan itu bisa merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Nageri (Permendagri) Nomor 113 tahun 2014 tentang pedoman keuangan desa dan Permendagri Nomor 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa dan staf desa.

“Dalam aturan tersebut, pengelolaan uang desa tidak boleh dilaksanakan oleh kaur keuangan, akan tetapi harus dilaksanakan oleh bendahara, yang mana posisinya berada dibawah kaur keuangan. Terkait mekanisme siapa yang akan dijadikan bendahara di desa, pada prinsipnya itu kewenangan setiap desa. Apakah desa akan menyeleksi atau melalui musyawarah yang pastinya minimal harus lulusan SMA,” ujarnya.

Asep menambahkan, bendahara desa nantinya akan menerima tunjangan bulanan. Namun demikian, pihaknya menganjurkan agar pemerintah desa mengangkat seorang bendahara yang mengetahui tentang pembukuan dan memahami cara mengoperasikan komputer.

Kepala Desa Sadananya, H. Gandar Herdiana, S.Ip, ketika ditemui Koran HR, mengaku sudah mengangkat staf bendahara. Pengangkatan staf bendahara itu dilakukan melalui musyawaran dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Gandar menyayangkan besaran honorarium yang diterima staf bendahara hanya Rp 750 ribu. Baginya, honorarium itu terbilang sangat kecil bila dibandingkan dengan beban untuk mengelola keuangan desa.

“Meski begitu, kami berencana untuk bisa menambah nilai honorarium staf bendahara. Minimalnya bisa setara upah minimum kabupaten (UMK) Ciamis. Karena kita juga kan punya PAD yang cukup lumayan, mungkin kita nanti bisa ambil dari PAD,” tuturnya. (DSW/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA