Pemkab Pangandaran Diminta Gulirkan Program Beras Daerah

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Ketua Serikat Petani Pasundan (SPP) Kabupaten Pangandaran, Arif budiman, meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran menggulirkan program beras daerah (rasda) premium pengganti beras miskin (raskin).

Arif menjelaskan, program raskin yang selama ini digaungkan oleh pemerintah daerah bukanlah prestasi yang menggemberikan. Soalnya, program raskin gratis sudah jelas ada anggarannya dari pemerintah daerah.

Lebih jauh, Arif berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran membuat inovasi baru dengan menggulirkan rasda premium seperti yang sudah diterapkan oleh Kabupaten Bantul Yogyakarta, Surakarta Solo dan Serdang Bedagang Sumatera Selatan.

Menurut Arif, beras yang digunakan dalam program rasda merupakan beras yang memiliki kualitas baik dan layak konsumsi. Beras itupun dibeli dari kelompok tani yang ada di wilayah tersebut.

“Karena memang anggarannya sudah ada, baiknya pemerintah menggantinya dengan program rasda yang berasnya berkualitas premium. Dengan membeli beras dari kolompok tani lokal, pemerintah juga membantu mensejahterakan petani. Selain itu, program ini bisa lebih murah karena menghemat biaya distribusi dan gudang,” katanya, kepada Koran HR, belum lama ini.

Pada kesempatan itu, Arif juga menyoroti istilah beras raskin. Penyematan istilah raskin menurut dia sangat menciderai hati masyarakat petani. Terlebih, mayoritas masyarakat di Pangandaran merupakan petani penghasil beras berkualitas.

“Untuk merealisasikan program rasda, hanya satu pertanyaan, pemerintah daerah mau atau tidak menerapkan program seperti. Masalahnya tidak kemauan pemerintah. Tiga Kabupaten di Indonesia saja bisa, kenapa tidak dengan Pangandaran,” ucapnya. (Mad/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar