Perlintasan Kereta Api di Banjar Ini Dikeluhkan Pengguna Jalan

Seorang pengendara sepeda motor tampak kesulitan saat melintasi jalan perlintasan kereta api yang sedang dalam perbaikkan. Photo: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Para pengendara akhir-akhir ini mengeluhkan kondisi bantalan rel yang ada di perlintasan kereta api di Jalan Tentara Pelajar, Kota Banjar, belum diperbaiki, setelah sebelumnya PT. KAI melakukan perbaikan bantalan rel kereta api di lokasi tersebut.

Pengemudi kendaraan merasa kecewa karena bantalan rel terlalu tinggi, sehingga kerap membuat para pengendara, khususnya sepeda motor kesulitan saat melintasinya. Bahkan, tak jarang ada yang sampai terjatuh.

Seperti yang diungkapkan Ricky (23), salah seorang pengendara motor, warga Parungsari, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja. Dirinya mengaku pernah jatuh ketika melintasi jalan perlintasan tersebut. “Beruntung saya tidak sampai luka parah, hanya lecet-lecet biasa,” ujarnya, kepada Koran HR, pekan lalu.

Hal sama diungkapkan Doni Gunawan (30), pengendara lainnya, warga Cimenyan. Menurut dia, selain membahayakan para pengguna jalan, kondisi tersebut kerap memacetkan arus lalu-lintas.

Karena, selain bantalan rel yang terlalu tinggi, juga disebabkan kontur jalan yang belum diperbaiki di sekitar rel, sehingga para pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, kesulitan ketika akan melintasinya.

Keluhan serupa juga dikatakan seorang penarik becak, Rohyan (52), warga Kelurahan Banjar. Dia pun mengaku sempat beberapa kali akan terjungkal. Kini, setiap akan melewati jalan perlintasan itu dirinya selalu meminta bantuan kepada warga setempat.

“Beberapa kali saya akan terjungkal saat mendorong becak di perlintasan tersebut, apalagi kalau becak saya sedang ada penumpangnya. Saya khawatir keselamatan penumpang saya,” ungkapnya.

Rohyan berharap kepada pihak PT. KAI untuk segera memperbaikinya. Karena kalau tidak segera diperbaiki, kondisi perlintasan kereta api seperti itu akan mengancam keselamatan para pengguna jalan.

Menanggapi permasalah ini, petugas dari PT. KAI yang menjaga pintu perlintasan, Dedi (52), menjelaskan, bahwa kondisi jalan perlintasan seperti itu memang masih dalam perbaikan.

“Ini sedang diperbaiki dan menunggu padat dulu batu kerikil-kerikil yang ada di sekitaran rel. Karena jika tidak padat, rel akan bergoyang. Kalau krikilnya sudah padat pasti diaspal lagi,” terangnya, saat ditemui HR di pos perlintasan KA Jalan Kampten Jamhur.

Dedi menambahkan, keluhan para warga seperti itu memang sangat wajar. Dirinya pun sudah menemui Kepala Stasiun KA Banjar dan membahas masalah tersebut. “Saya sudah berkoordinasi dengan kepala stasiun, dan tidak lama lagi akan segera diaspal kembali,” pungkasnya. (Hermanto/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA