Revitalisasi Pasar Muktisari Banjar, Pedagang Tak Dapat Biaya Relokasi

Revitalisasi Pasar Muktisari Banjar, Pedagang Tak Dapat Biaya Relokasi

Para pedagang Pasar Muktisari, tengah mengikuti kegiatan sosialisasi yang digelar Disperindagkop Kota Banjar, terkait rencana revitalisasi pasar. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Seluruh pedagang Pasar Muktisari, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, menyetujui langkah Pemkot Banjar, terkait dengan revitalisasi pasar tersebut, serta menyepakati tempat relokasi yang rencananya akan ditempatkan di sepanjang jalan irigasi.

Hal itu terungkap saat Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Banjar, melakukan sosialisasi rencana revitalisasi Pasar Muktisari, dihadapan ratusan pedagang, bertempat di aula Desa Langensari, Rabu (03/02/2016).

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kota Banjar, Sukirman, SE., mengatakan, untuk relokasi, pemerintah kota tidak memberikan biaya bagi para pedagang. Tapi, material los/kios yang terpasang di pasar saat pembongkaran pada waktunya nanti, dapat diambil dan digunakan pedagang.

“Karena memang tidak disediakan untuk anggaran relokasi. Namun, kalau sekedar untuk biaya listrik akan diusahakan. Sedangkan, anggaran yang ada hanya untuk revitalisasi pasar saja, yaitu senilai 15 miliar rupiah,” kata Sukirman.

Sementara itu, Kabid. Cipta Karya DCKTLH Kota Banjar, David Abdillah, selaku tim teknis, menambahkan, revitalisasi Pasar Muktisari akan dimulai pada pertengah April 2016. Sebagaimana telah disepakati bersama, pedagang sudah harus siap pindah ke lokasi sementara, yaitu ke sebelah Selatan atau tepatnya di jalan irigasi.

Dia juga menyebutkan, bahwa anggaran Rp.15 miliar itu digunakan untuk revitalisasi tahap I, yaitu pembangunan ratusan los dan kios dengan kontruksi dua lantai. Kemudian, tahap II akan dilaksanakan pada tahun depan, yaitu pembangunan pagar pasar dan sarana prasarana yang dibutuhkan lainnya.

Menurut David, pasar akan dibangun mundur lima meter dari lokasi sebelumnya. Hal itu dipergunakan untuk lahan parkir yang lebih luas, begitupun shelter angkot akan dipindah ke sebelah Selatan.

“Saya apresiasi dan sangat luar biasa para pedagang Pasar Muktisari ini, begitu menyadari dan memahami perlu dibangunnya kembali pasar tersebut, sebagaimana tujuan pemkot dalam upaya peningkatan pembangunan infrastruktur perekonomian,” ucap David.

Jaja, salah satu pedagang Pasar Muktisari, mengaku, walau sudah disebutkan proses relokasi tidak ada biaya yang akan diberikan kepada pedagang, namun dirinya masih berharap dan meminta kebijakan akan hal itu.

“Saya juga mempertanyakan, bagaimana urusan pihak pengembang sebelumnya dengan pedagang yang belum melunasi jongko los/kios. Termasuk pihak pengembang masih mempunyai hak pasar sampai 2024, tapi akan dibangun kembali 2016 ini. Itu solusi Pemkot Banjar seperti apa,” tanyanya. (Nanks/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles