Soal Tanggul Jebol di Lakbok Ciamis, Ini Jawaban Pemdes Kalapasawit

Soal Tanggul Jebol di Lakbok Ciamis, Ini Jawaban Pemdes Kalapasawit

Puluhan hektar sawah di Dusun Sukabagja RT 25/RW 06 Desa Kalapasawit, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, terendam banjir, akibat tanggul sungai jebol. Foto: Muhafid/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Jebolnya tanggul yang mengakibatkan puluhan hektare sawah di wilayah Dusun Sukabagja, RT 25/RW 06, Desa Kalapasawit, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, pada hari Sabtu (20/02/2016), ditanggapi pemerintah desa setempat.

Saat dikonfirmasi HR Online, Selasa (22/02/2016), Pjs. Kepala Desa Kalapasawit, Mumu Muhaimin, mengatakan, tanggul di daerah tersebut sudah biasa jebol. Bahkan, pihak desa pun sudah sering menerima laporan masalah itu dari warga.

“Laporan dari warga sudah berulang kali kami tampung. Namun duduk perkaranya adalah pada pemangku kebijakan. Kami tidak punya kewenangan memperbaiki tanggul yang jebol, itu tugas BBWS,” ujar Mumu.

Menurutnya, puluhan proposal maupun laporan yang dilayangkan pemerintah Desa Kalapasawit kepada pihak BBWS maupun dinas terkait telah dikirimnya. Tapi sampai saat ini belum juga ada tanggapannya.

“Kalau bisa dikatakan saya sudah capek melakukan upaya pembenahan tanggul tersebut. Bukan persoalan kami tidak melayani aspirasi warga, namun kebijakan dan anggaran lah yang memang bukan tanggung jawab kami,” tandas Mumu.

Senada dikatakan Kaur. Ekbang Desa Kalapawait, Titi Sumiarti, bahwa pemerintah desa tidak mungkin membiarkan warganya tersiksa oleh banjir yang diakibatkan buruknya infrastruktur tanggul. Tapi terkait dengan tanggul, desa tidak punya kewenangan untuk melangkah lebih jauh.

“Masa warga sendiri dibiarkan menderita. Proposal yang berkaitan dengan tanggul di wilayah tersebut sudah kami sampaikan ke pihak Kabupaten Ciamis. Namun, sampai saat ini belum kunjung direalisasikan,” keluhnya.

Sebelumnya, tanggul yang jebol akibat meluapnya air sungai ke areal pesawahan di wilayah Dusun Sukabagja, RT 25/RW 06, Desa Kalapasawit, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, disesalkan warga pemilik sawah.

Menurut warga setempat, pemilik sawah yang kebanyakan berasal dari Kota Banjar, mereka menyesalkan tidak ada tindakan nyata dari Pemerintah Desa Kalapasawit. Pasalnya, pajak dan iuran tiap panen telah mereka tunaikan. (Muhafid/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles