Tabrakan Beruntun di Emplak Pangandaran, 3 Kendaraan Terjun ke Jurang

Dua mobil Avanza dengan nopol D 1287 dan nopol D 1792 WP serta satu sepeda motor dilaporkan terlibat tabrakan beruntun di jalur wisata Kabupaten Pangandaran atau tepatnya di Dusun Cibadak RT 08/RW 03 Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Kamis (25/02/3016) malam. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur wisata Kabupaten Pangandaran atau tepatnya di Dusun Cibadak RT 08/RW 03 Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Kamis (25/02/3016) malam. Kali ini, dua mobil Avanza dengan nopol D 1287 XB dan nopol D 1792 WP serta satu sepeda motor dilaporkan terlibat tabrakan beruntun hingga mengakibatkan terperosok ke dalam jurang yang berada di pinggir jalan.

Akibatnya, Nanang, warga Dusun Cireuma, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, sopir mobil Avanza dengan nopol D 1287 XB dan satu penumpang perempuan yang belum diketahui identitasnya dikabarkan mengalami luka serius dan harus dilarikan ke puskesmas terdekat. Sementara Jodi Utami, warga Sukabatu RT 01/RW 03 Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, sopir mobil Avanza dengan nopol D 1792 WP, dikabarkan tidak mengalami luka apapun.

Sedangkan Angkeu, warga Desa Bojongsari, Kecamatan Padaherang, pengendara sepeda motor, hanya mengalami luka ringan. Meski demikian, ketiga kendaraan tersebut mengalami kerusakan. Namun, kendaraan yang rusak cukup parah, yakni mobil Avanza yang dikemudikan oleh Nanang.

Anggota Lantas Polsek Kalipucang, Briptu Diki, menuturkan, kecelakaan bermula ketika Mobil Avanza dengan nopol D 1287 XB yang dikemudikan Nanang melaju dari arah Pangandaran menuju Kalipucang. Namun, sesampainya di TKP, tiba-tiba mobil yang dikemudikan Nanang oleng ke arah kiri.

Tanpa diduga, mobil Nanang pun langsung menabrak mobil Avanza yang dikendarai Jodi yang posisinya berada di depannya. Kemudian motor yang berada di belakang mobil Nanang, juga ikut terlibat tabrakan, karena jaraknya sangat berdekatan.

“Diduga, Nanang, sopir mobil Avanza yang pertama kali menabrak,  mengantuk saat mengendari mobilnya hingga akhirnya memicu terjadinya tabrakan beruntun,” ujarnya, Briptu Diki, kepada HR Onine, di lokasi kejadian.

Sementara itu, akibat tiga kendaraan yang terlibat tabrakan terperosok kedalam jurang, membuat proses evakuasi harus mendatangkan mobil derak. Saat evakuasi dilakukan, mengakibatkan kemacetan di jalur tersebut, terlebih lebar badan jalan Emplak sangat sempit. (Ntang/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA