Teknologi eSIM Diprediksi Gantikan SIM Card Tradisional

Teknologi eSIM Diprediksi Gantikan SIM Card Tradisional

 

Ilustrasi. Photo : Ist/ Net

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Di masa depan, kemungkinan besar penggunaan kartu SIM (SIM Card) tradisional pada ponsel ataupun tablet akan tersingkir dengan elektronik SIM (eSIM). Pasalnya, penggunaan eSIM diyakini akan lebih efisien ketimbang kartu SIM Tradisional.

Informasi yang berhasil dihimpun HR Online dari ubergizmo.com, Minggu (21/02/2016), menyebutkan bahwa saat ini perusahaan asal Korea, Samsung, telah merilis penggunaan eSIM pada produk perdana smartwatch. Samsung mulai memperkenalkan produk smartwatch yang diberi nama Samsung Gear S2 Classic 3G.

Melaui penggunaan eSIM, smartwatch Samsung Gear S2 Classic bisa mendukung aktifitas komunikasi, termasuk juga mengakses ke internet. Dengan begitu, pengguna masih bisa menerima pemberitahuan telepon ataupun pesan masuk, meski sedang tidak terhubung dengan ponsel.

Samsung dikabarkan menjalin kerjasama dengan GSMA untuk menyematkan teknologi eSIM pada produk smartwatch Samsung Gear S2 Classic 3G tersebut. Pasalnya, GSMA belakangan diketahui baru saja mengumumkan spesifikasi eSIM baru yang ditujukan untuk smartwatch, fitness tracker dan juga tablet.

Langkah tersebut bisa dianggap sebagai sebagai bentuk terobosan baru, karena teknologi ini pada intinya belum banyak diadopsi oleh perusahaan ponsel pintar. Samsung Gear S2 Classic 3G rencananya akan dipasarkan pada bulan Maret 2016 mendatang. Sayangnya, informasi tersebut idak mengulas soal banderol harga Samsung Gear S2 Classic 3G.

Masih dari sumber yang sama, penggunaan eSIM tidak berbeda jauh dengan kartu SIM tradisional. Hanya saja, eSIM memungkinkan pemakainnya menggunakan langsung jaringan operator tertentu saat menggunakan gadget. Soalnya, eSIM sudah disisipkan atau diprogramkan pada gadget tersebut.

Disamping itu, eSIM mempermudah pengguna untuk mengganti layanan atau jaringan operator tertentu. Penggunanya cukup memilih layanan jaringan operator yang ingin digunakan langsung dari perangkat tanpa terlebih dahulu mengganti kartu SIM.

Guna mendukung penggunaan teknologi eSIM, GSMA telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan besar, diantaranya Samsung, Microsoft, LG, dan Huawei. Sedangkan operator telekomunikasi yang sudah digandeng, antaralain, AT&T, Verizon, Vodafone, Telekom, Deutsche, EE dan Telefonica.

GSMA memprediksi, penggunaan teknologi eSIM pada ponsel pintar akan dimulai pada Bulan Juni 2016 mendatang. Hanya saat ini, penggunaan eSIM memang masih ditujukan sebatas untuk wearable gadget serta tablet. (Deni/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles