Tergiur Uang Milyaran, PNS Pangandaran Ini Kena Tipu Mbah Dukun

Suryana alias Deni, pelaku penipuan, saat diamankan di Mapolsek Pangandaran, Selasa (02/02/2016). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Urusan tipu menipu, Suryana alias Deni, rupanya ahlinya. Bayangkan saja, orang sekelas Harjo (50), seorang PNS Pemkab Pangandaran, bisa dia kadali. Suryana yang mengaku sebagai dukun sakti ini menjanjikan kepada Harjo bisa melipatgandakan uang dari Rp. 1 juta menjadi Rp. 1 miliyar dengan cara gaib.

Harjo tampaknya percaya setelah sang dukun meyakinkan dengan berbagai cara. Tanpa pikir panjang, uang tunai sebesar Rp.5,5 jt pun diberikan oleh Harjo dalam beberapa tahap. Pada Desember 2015, uang sebesar Rp. 3,2 dan Rp. 2,3 juta diserahkan kepada Mbah Dukun itu. [Berita Terkait: Dukun Pengganda Uang di Pangandaran Dibekuk Polisi]

Bukan itu saja, sebuah sepeda motor Honda Vario tahun 2009 dengan nopol Z 2690 TN turut diberikan kepada sang dukun. Namun janji tinggallah janji. Jangankan uang bisa digandakan, malah yang terjadi si Mbah Dukun menghilang. Sontak, Harjo pun panik dan mulai sadar bahwa dia menjadi korban penipuan.

Pada hari Selasa, (2/2/2016) pagi, korban melaporkan hal itu ke polisi. Dan sekitar pukul 16.00 WIB, unit Reskrim Polsek Pangandaran berhasil menangkap pelaku di Jalan Merdeka atau tepatnya di depan Bank BNI Pangandaran. Sebelum ditangkap, pelaku dijebak dengan cara diajak bertransaksi kembali dengan korban.

Berhubung TKP awal berada di Wilayah Kecamatan Cijulang, selanjutnya penangganan perkara diserahkan ke Polsek Cijulang.

Kapolsek Cijulang, AKP Alan Dahlan membenarkan penangkapan pelaku yang menipu dengan modus mengaku dapat menggandakan uang. “Saat ini kami sedang mengembangkan kasus ini. Sebab dari informasi yang kami peroleh, pelaku diduga sebelumnya melakukan penipuan dengan motif yang berbeda,” kata Alan, Rabu (3/2/2016)

Alan menambahkan diperkirakan kejahatan penipuan yang dilakukan pelalu bukan kali pertama. “Untuk itu, bagi masyarakat yang merasa pernah dirugikan oleh pelaku, silahkan melapor kepadakami,”tegasnya. (Ntang/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA