Areal Sawah di Paledah Pangandaran Kerap Terendam Banjir

Areal Sawah di Paledah Pangandaran Kerap Terendam Banjir

Hektaran areal pesawahan di wilayah Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, terendam banjir. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sudah hampir lima bulan ini, hektaran areal pesawahan di wilayah Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, terendam banjir. Banjir yang melanda wilayah itu terjadi akibat luapan air Sungai Ciseel.

Wawan, pemilik sawah, ketika ditemui Koran HR, Senin (07/03/2016), mengatakan, semua pemilik sawah yang menjadi korban banjir pasrah menghadapi kondisi tersebut. Menurut dia, bukan kali ini saja banjir melanda wilayah itu, melainkan sudah berulang kali terjadi.

“Sampai saat ini belum ada solusi untuk mengatasi persoalan (banjir) itu. Kami (petani) hanya bisa pasrah,” katanya.

Padahal menurut Wawan, setiap kali banjir dia pasti selalu merugi. Bahkan bila diuangkan nilainya sudah mencapai belasan juta persekali panen. Akibat banjir, tanaman padi miliknya mati akibat membusuk.

Kepala Desa Paledah, Abdul Halim, ketika ditemui Koran HR, Senin (07/03/2016), mengatakan, banjir kali ini bukannya surut tapi justru semakin meluas. Menurut dia, ketinggian banjir mencapai antara 1,5 sampai 2 meter.

“Banjir yang melanda areal pesawahan di Desa Paledah ini disebabkan karena sir sungai apur tidak mengalir lantaran pintu pembuangan yang ada di Desa Sukanagara tertutup,” kata Abdul Halim.

Menurut dia, akibat pintu pembuangan sungai apur ditutup, maka air berbalik arah. Tapi kalaupun pintu pembuangan dibuka, air dari Sungai Citanduy akan masuk dan banjir akan semakin parah. (Ntang/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles