Awas! Ini Modus Pencurian Ternak di Banjar

Awas! Ini Modus Pencurian Ternak di Banjar

Ilustrasi. Photo : net/ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Slamet, warga Lingkungan Margasari, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, harus rela kehilangan hewan ternaknya setelah digondol maling, Kamis (10/3/2016) sekitar pukul 12.00 WIB.

Menurut saksi mata, Yoyo, warga setempat mengatakan, dia melihat aksi pencurian ternak entok milik Slamet yang terjadi siang bolong ini, diduga menggunakan modus sebagai tukang rongsok.

Pasalnya, dia melihat dua orang laki-laki dengan membawa kantong serta sebatang besi yang biasanya dibawa oleh pemulung. Yang mengejutkan, kata Yoyo, mereka berdua membawa kantong yang diduga di dalamnya ada hewan ternak.

“Ketika saya di dalam rumah, saya mencurigai 2 orang yang sedang menangkap entok. Sontak saya merasa bimbang, mau menangkap mereka berdua, saya tidak berani,” katanya.

Setelah melihat kejadian tersebut, Yoyo langsung bercerita kepada Ifan, tetangganya, bahwa ada orang yang menangkap hewan ternak entok. Lantas Ifan pun memberitahukan kepada warga lainnya untuk mengejarnya.

“Saya lantas memberitahu kepada Slamet, kemudian mengejar pencuri tersebut. Namun, karena mereka lari dengan begitu cepat, saya tidak bisa menangkap mereka berdua,” tutur Ifan.

Diakui Slamet, dia baru mengetahui ternak entok miliknya hilang, setelah dia diberitahu oleh Ifan.

“Saya cek ternak saya, entok, tidak ada. Biasanya di belakang rumah, namun saya tunggu sampai sore hari tidak mucul juga. Kalau saja ketemu pencurinya, saya serahkan mereka ke pihak kepolisian,” tukas Slamet kepada HR Online.

Slamet menghimbau agar warga lebih waspada dengan barang maupun hewan ternak yang dimiliki. ”Sebab, kini banyak modus pencurian sering terjadi. Cukup saya saja yang kecolongan, jangan sampai menimpa warga lain,” ucapnya.

Menurut informasi, korban pencurian hewan yang terjadi di Lingkungan Margasari bukan hanya Slamet saja, melainkan ada warga lain yang menjadi korban, yang diduga dilakukan oleh pelaku yang sama. (Muhafid/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles