Di Pangandaran, Maling Tewas Mengenaskan Dihajar Massa

Di Pangandaran, Maling Tewas Mengenaskan Dihajar Massa

Satu dari dua orang pencuri dilaporkan tewas setelah dihajar puluhan massa di Dusun Cimanggu, Desa Cikalong, Kecamatan Sidamuluh, Kabupaten Pangandaran, Minggu (27/03/2016), sekitar pukul 09.00 WIB. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Nekad mencuri motor di siang bolong, satu dari dua orang pencuri dilaporkan tewas setelah dihajar puluhan massa di Dusun Cimanggu, Desa Cikalong, Kecamatan Sidamuluh, Kabupaten Pangandaran, Minggu (27/03/2016), sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelum dilaporkan tewas, dua orang pencuri itu tertangkap basah saat hendak mencuri motor dan kemudian dilakukan pengejaran yang berlangsung cukup dramatis.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, kejadian ini bermula ketika sepeda motor milik Kodir diparkir di pinggir jalan raya atau tepatnya dekat areal persawahan di Dusun Cimanggu, Desa Cikalong, Kecamatan Sidamuluh. Saat Kodir berada di areal sawahnya dan tengah asik memanen padi, tiba-tiba dua orang pemuda mendekat ke motornya. Ternyata, dua orang pemuda itu langsung membawa kabur motor Kodir.

Saat motornya dibawa kabur, kebetulan terlihat oleh Kodir. Dengan spontan dia pun langsung berteriak maling. Warga yang tengah berkerumun di dekat lokasi kejadian, langsung melakukan pengejaran. Aksi kejar-kejaran pun berlangsung cukup dramatis. Akhirnya, saat berada di tikungan, warga yang melakukan pengejaran berhasil menghentikan laju sepeda motor maling.

Dikabarkan, maling berhasil ditangkap, ketika salah seorang warga melempar tali tambang dan mengarah tepat ke leher salah satu maling. Sepeda motor yang dikendarai maling pun akhirnya terjatuh. Saat tersungkur di jalan, salah seorang maling berhasil ditangkap warga. Sementara satu maling lagi berhasil melarikan diri saat hendak disergap oleh warga.

Maling yang ditangkap warga akhirnya menjadi bulan-bulanan. Puluhan warga yang marah langsung menghakimi maling hingga babak belur dan dikabarkan mengalami luka yang cukup parah. Saat dihajar, pakaian maling pun ditelanjangi.

“Tokoh masyarakat setempat dan anggota kepolisian berhasil menghentikan amukan massa. Namun, saat maling dievakuasi ke Puskesmas Pangandaran untuk mendapat pertolongan medis, dia meninggal di perjalanan,” kata Kepala Desa Cikalong, Upang Sopandi, kepada HR Online, Minggu (27/03/2016).

Upang mengatakan, saat ditanya warga, maling yang tewas itu mengaku warga Pamugaran, Desa Sidamulih, Kecamatan Sidamulih. “ Namun, identitasnya belum kami ketahui. Karena masih diproses oleh pihak kepolisian,” ujarnya. (Ntang/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles