Di Pangandaran, Nenek Histeris Lihat Cucunya Sudah Terbujur Kaku

Di Pangandaran, Nenek Histeris Lihat Cucunya Sudah Terbujur Kaku

Jasad Jaka Tri Alfito (5), bocah yang tewas tenggelam di kolam ikan, disemayamkan di rumah neneknya. Photo: Suherman/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Saat jasad Jaka Tri Alfito (5), balita yang ditemukan tewas di dasar kolam ikan, anak dari pasangan Katam dan Yati, warga Dusun Babakan, RT. 01/01, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tiba di rumah duka, nenek dan kakak korban langsung menangis histeris hingga tak sadarkan diri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun HR Online di lapangan, bahwa bocah lugu tersebut tinggal bersama neneknya, karena ditinggal merantau oleh kedua orang tuanya. Dimana bapaknya bekerja di Bekasi, sementara ibunya menjadi TKW di Hongkong.

Dalam kesehariannya, Jaka selalu bermain sendirian dengan pengawasan dari nenek dan kedua kakaknya. Namun pada waktu kejadian, Jaka lengah dari pengawasan. Kedua kakaknya yang selalu menjaga saat neneknya bepergian, semuanya sedang sekolah.

Sementara  Mustitah, (nenek korban), ketika ditemui HR Online di rumahnya, masih tak sadarkan diri sehingga belum bisa dimintai keterangannya. (Suherman/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles