DPRD Ciamis: Proyek Bangunan Resi Gudang Ibarat Proyek Siluman

DPRD Ciamis: Proyek Bangunan Resi Gudang Ibarat Proyek Siluman

Proyek lanjutan pembangunan Resi Gudang di Desa Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Komisi III DPRD Kabupaten Ciamis menyayangkan lemahnya pengawasan dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ciamis terhadap pekerjaan lanjutan pembangunan Resi Gudang di Desa Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, yang dinilai syarat dengan kepentingan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Ciamis, Beni Oktavia, ketika melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan Resi Gudang, Minggu (20/03/2016) lalu. Menurut Beni, proyek pembuatan pagar tralis untuk bangunan Resi Gudang atau pekerjaan lanjutan tersebut telah menyalahi aturan.

“Mestinya pihak rekanan menyediakan kantor direksi kit dan memasang papan informasi, agar masyarakat bisa mengetahui berapa dan dari mana sumber anggarannya. Hal inilah yang membuat kami langsung turun tangan untuk meninjau secara langsung ke lokasi. Dan benar apa yang dikatakan masyarakat, proyek ini ibarat proyek siluman saja,” kata Beni.

Beni menjelaskan, proyek pembuatan pagar tralis tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp. 108.250.000. Sedangkan penanggungjawab pekerjaannya adalah CV. Sun Citty. Dia juga menduga pekerjaan tersebut disubkan ke pihak lain.

“Setelah melihat SPKnya, proyek peningkatan efisiensi perdagangan dalam negeri dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus DAK tahun 2016 melalui  Diskoperindag Ciamis ini sudah berjalan sejak 25 Februari lalu. dan setelah kami telusuri lagi, ternyata pihak rekanan dari CV. Sun Citty ini tidak langsung mengerjakannya sendiri, melainkan pekerjaannya malah disubkan lagi ke pihak ketiga. ini menandakan pihak rekanan tidak bertanggungjawab atas komitmen yang tertera dalam SPK,” katanya.

Sementara itu, pemilik CV. Sun Citty, Ahmad, ketika dihubungi Koran HR, Selasa (22/03/2016) lalu, membantah pekerjaan pembangunan pagar tralis resi gudang tersebut disubkan ke pihak lain. “Pekerjaan ini bukan disubkan kembali ke pihak ketiga, tapi bendera perusahaan saya dipinjam oleh rekan,” katanya singkat. (Suherman/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles