Gagal Razia Anak Punk, Satpol PP Banjar Garuk Tiga Gepeng & Dua Pengamen

Gagal Razia Anak Punk, Satpol PP Banjar Garuk Tiga Gepeng & Dua Pengamen

Petugas Satpol PP Kota Banjar tengah mengangkut gelandangan dan pengemis yang berkeliaran di sudut perkotaan. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjar, menggelar razia anak punk yang kerap mengamen di setiap perempatan, Selasa (22/03/2016). Dalam razia tersebut, tak satu pun anak punk yang terjaring. Namun, petugas berhasil menggaruk tiga orang gepeng (gelandangan dan pengemis), serta dua orang pengamen jalanan.

Razia yang dimulai dari jam 10.30 WIB itu diawali dengan menyusuri sepanjang Jalan Letjen. Soewarto. Beberapa anak punk yang tengah nongkrong di perempatan Garuda, lari tunggang langgang menghindari kejaran petugas hingga berhasil lolos.

Anak punk lolos, namun petugas terus menyisir dan berhasil menjaring tiga orang gepeng di depan sebuah bank, toserba, dan toko obat. Mereka adalah Yatinem (60), warga Jadimulya, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Eti (68), warga Kelurahan Situbatu, Kecamatan Banjar, dan Ade Cahyano (26), warga Sumanding Kulon, Kecamatan Banjar.

Selanjutnya petugas menuju ke Jalan Husen Kartasasmita, tepatnya di pertigaan Gardu, petugas kembali berhasil menjaring Jajang Supriatna (42), seorang pengamen jalanan, warga Balokang, Kecamatan Banjar. Kemudian, petugas pun menyusuri jalan Didi Kartasasmita, dan di sini petugas menjaring Nana Sutarna (46), seorang pengamen, warga Cisaga, Kabupaten Ciamis.

Kepala Satpol PP Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., M.Si., mengatakan, razia kali ini dalam rangka menegakkan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban. “Ini adalah upaya menegakkan keamanan dan ketertiban. Meski tidak berhasil menjaring anak punk, namun kami berhasil menjaring tiga gepeng dan dua pengamen,” ujarnya.

Mereka yang terjaring kemudian digiring ke Kantor Satpol PP untuk didata, dan selanjutnya menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi. (Hermanto/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles