Gara-gara Operasi Simpatik Lodaya, Bayar Pajak Kendaraan di Banjar Meningkat

Gara-gara Operasi Simpatik Lodaya, Bayar Pajak Kendaraan di Banjar Meningkat

Operasi Simpati Lodaya yang digelar Polresta Banjar di wilayah hukum Kota Banjar. Foto: Dokumentasi

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejak digelarnya Operasi Simpatik Lodaya yang dimulai dari tanggal 1 hingga 21 Maret 2016, antusias masyarakat semakin meningkat dalam membayar pajak kendaraan bermotornya, maupun pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Hal tersebut dikatakan petugas kepolisian dari Polresta Banjar, Brigadir. Rangga Yudianto, kepada HR, saat ditemui dalam kegiatan Samsat Keliling, di kawasan Pasar Muktisari, Kecamatan Langensari, pekan lalu

“Warga Kota Banjar semakin tanggap membayar pajak, khususnya membuat SIM. Kalau yang melalui Samsat Keliling, paling ramai di sini di Pasar Muktisari. Sebelumnya pernah di depan Kantor Kecamatan Langensari, tapi sepi. Mungkin kurang strategis tempatnya,” terangnya.

Rangga juga menyebutkan jawdal Samsat Keliling digelar setiap hari Senin dan Rabu, lokasinya di sekitar Pasar Muktisari. Sedangkan, untuk hari Selasa di Desa Batulawang dan hari Kamis di Desa Binangun.

“Selian hari-hari tersebut, kami juga biasa berkeliling ke sejumlah tempat keramaian yang ada di wilayah Kota Banjar. Kalau di wilayah perkotaan kan sudah dekat dengan Kantor Samsat, jadi kami prioritaskan yang jauh dari Kantor Samsat dulu,” kata Rangga.

Ditempat yang sama, Yadi Heryadi, salah seorang petugas Samsat Keliling, menjelaskan, bahwa kegiatan Samsat Keliing merupakan program dari provinsi untuk mempermudah masyarakat dalam mengesahkan STNK setiap tahunnya, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-lintas Jalan (SWDKLLJ).

Menurutnya, semenjak ada program Samsat Keliling beberapa bulan lalu, kini masyarakat tidak perlu repot lagi pergi ke Kantor Samsat yang berada di kota. Sebab, tim dari Samsat akan selalu tepat waktu berada di lokasi berdasarkan jadwal yang telah disesuaikan.

“Jika ada masyarkat yang minta kita untuk datang, kita siap melayani dengan senang hati. Yang paling penting adalah masyarakat dalam memahami kewajiban membayar pajak, khususnya kendaraan bermotor, semakin tinggi. Karena, pembayaran pajak tersebut imbasnya kepada masyarakat juga,” kata Yadi.

Sementara itu, pantauan HR di depan Pasar Muktisari, Kecamatan Langensari, terlihat puluhan warga yang akan membayar PKB maupun memperpanjang STNKB, mengantri di sekitar mobil yang bertuliskan Samsat Keliling.

Tugino (68), salah seorang warga RT. 6, RW. 2, Lingkungan Waringinputih, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari. Dengan semangat dia bergegas dari rumahnya membawa sejumlah persyaratan untuk memperpanjang STNK sepeda motornya.

“Ya, dari tadi saya mengantri di sini untuk memperpanjang STNK motor saya. Untungnya sekarang lebih dekat,” tuturnya.

Tugino sendiri mengetahui informasi mengenai adanya Samsat Keliling dari tetangganya, bahwa untuk membayar pajak kendaraan bermotor bisa di Pasar Muktisari, yakni setiap hari Senin dan Rabu, dari jam 08.00-12.00 WIB.

“Saya kan pedagang, jadi perlu membagi waktu untuk mengurus segala sesuatu, khususnya administrasi kendaraan bermotor saya. Alhamdulillah, sekarang tidak perlu repot-repot ke Kantor Samsat Kota Banjar,” ucapnya. (Muhafid/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles