Gila! Wanita yang Diduga Sakit Jiwa Hendak ‘Digarap’ 2 Pemuda Banjar

Gila! Wanita yang Diduga Sakit Jiwa Hendak ‘Digarap’ 2 Pemuda Banjar

Seorang wanita yang belum diketahui indentitasnya saat akan dimintai keterangannya di Kantor Satpol PP Kota Banjar, dini hari tadi. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kepergok hendak berbuat mesum di tanggul sungai cintaduy atau tepatnya di kawasan Doboku, Kelurahan Paturaman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, seorang wanita yang belum diketahui indentitasnya diamankan warga dan petugas piket kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kota Banjar, Sabtu (19/03/2016) malam. Sementara dua orang pria yang membawa wanita tersebut, berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, kejadian ini bermula ketika dua orang pria dan satu wanita yang berboncengan menggunakan sepeda motor hendak menuju tanggul sungai citanduy yang berada di belakang kantor BPBD Kota Banjar, sekitar pukul 23.00 WIB. Gerak-gerak mereka ternyata terpantau oleh petugas piket BPBD. Petugas piket pun kemudian mengintip aktivitas mereka.

Saat berada ditanggul, seorang wanita tampak melompat dari motor yang diapit oleh 2 orang pemuda. Karena melihat gelagat akan berbuat mesum, akhirnya beberapa petugas bergegas mendekati mereka. Ternyata, wanita yang melompat dari motor itu seperti ketakutan dan menghindar dari 2 pemuda tersebut. Petugas pun kemudian berteriak dengan maksud memberikan peringatan.

Mendengar teriakan petugas piket, dua orang pemuda langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor. Sementara wanita yang dibawanya ditinggalkan di tempat tersebut.

“Kami menduga dua orang pemuda tersebut berencana akan ‘menggarap’ wanita itu di tanggul Sungai Citanduy. Makanya, ketika gerak-geriknya terpantau, kami langsung mengintip dan kemudian menggagalkan niat mereka,” ujar Kabul, petugas Damkar BPBD Kota Banjar, kepada HR Online, tadi malam.

Sementara wanita yang ditinggalkan dua pemuda tersebut, kata Kabul, langsung diamankan warga dan petugas piket BPBD Kota Banjar. Namun, saat dimintai keterangan, wanita itu kerap menjawab ngelantur dan seperti orang yang mengalami gangguan jiwa.

“Saat ditanya alamat, awalnya dia menjawab dari komplek Batalyon 323 Banjar. Kemudian mengaku lagi dari komplek Viaduct, Cimenyan. Setelah itu pengakuannya berubah lagi dengan mengaku warga Tasikmalaya. Kami simpulkan bahwa wanita itu tidak normal atau mengalami gangguan jiwa,” terangnya.

Dari pantauan HR Online, tadi malam, beberapa anggota Polsek Pataruman meninjau tempat kejadian dan menggali informasi dari wanita tanpa identitas tersebut. Petugas piket dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), BPBD Kota Banjar dan warga sekitar pun turut berkerumun untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.

Sementara itu, setelah dilakukan pemeriksaan oleh polisi, disimpulkan bahwa wanita itu mengalami gangguan jiwa. Namun, dia mengalami gangguan jiwa diperkirakan belum lama. Karena kondisi baju serta kulitnya masih tampak bersih. Kemudian, wanita tersebut langsung dibawa ke kantor Satpol PP Kota Banjar.

Saat dimintai keterangan di kantor Satpol PP, lagi-lagi wanita itu selalu menjawab ngelantur. Bahkan, setiap dia berbicara selalu mengundang gelak tawa para petugas. “Pulang yuk ah aa!! Tidak jauh kok rumah saya, di komplek Batalyon yang ada patung buayanya,” kata wanita itu dan langsung dijawab dengan gelak tawa petugas.

Saat ditanya petugas, wanita itu mengaku sebelum kejadian dia tengah nongkrong di terminal Banjar. Kemudian dia diajak oleh dua pemuda menggunakan sepeda motor. “Waktu di terminal saya diajak sama dua orang pria. Terus tadi jalan-jalan naik motor. Karena takut diajak ke tempat gelap, akhirnya saya lompat saja dari motor,” katanya dengan ekspresi wajah polos. (Muhafid/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles