Hindari Tabrakan, Truk Ini Malah Terguling di Emplak Pangandaran

Hindari Tabrakan, Truk Ini Malah Terguling di Emplak Pangandaran

Mobil truk bermuatan kayu terguling di Jalan Raya Pangandaran-Kalipucang, tepatnya di Emplak, Desa Putrapingan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Photo: Entang SR/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sebuah truk bermuatan kayu terguling di Jalan Raya Pangandaran-Kalipucang, tepatnya di Emplak, Desa Putrapingan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Senin (28/03/2016).

Berdasarkan informasi yang dihimpun HR Online di lokasi kejadian, truk bernopol Z 8622 WR yang dikemudikan Abas (52), warga Citumang, Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran itu melaju dari arah Parigi menuju Kalipucang.

Namun naas, setibanya di lokasi kejadian, datang sebuah mobil damtruk melaju kencang dari arah berlawanan yang menyalip sepeda motor. Untuk menghindari tabrakan, Abas terpaksa membanting stir hingga truk bermuatan kayu sebanyak 15 kubik yang dikemudikannya itu terguling akibat hilang kendali.

“Saya kehilangan kendali karena dari arah berlawanan datang sebuah damtruk yang sedang melaju kencang hingga nyaris tabrakan,” ujar Abas, kepada HR Online.

Selang beberapa menit dari kejadian yang dialaminya, Abas mengaku langsung menelpon pihak perusahaan agar menangkap kendaraan damtruk dengan kode nomor kendaraan R, karena dianggap penyebab tergulingnya truk yang dikemudikannya.

Sementara itu, Eeng, dari pihak perusahaan, mengaku, setelah menerima kabar dari Abas, dirinya langsung melapor ke Polsek Parigi, dan melakukan pencegatan terhadap damtruk yang kabur tersebut.

“Alhasil, mobil damtruk dapat ditangkap di depan Alun-alun oleh petugas polisi dari Polsek Parigi, dan langsung dibawa ke unit Satlantas Pangandara,” kata Eeng.

Untuk mengevakuasi truk yang terguling, pihak kepolisian Polsek Kalipucang mendatangkan mobil derek. Selama proses evakuasi berlangsung terpantau arus lalu-lintas sempat macet karena jalan ditutup. Namun, setelah mobil berhasil dievakuasi, jalan pun kembali normal. (Ntang/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles