Ini Kata Tetangga Korban Soal Dugaan Pencabulan Anak di Banjar

Ini Kata Tetangga Korban Soal Dugaan Pencabulan Anak di Banjar

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Soal dugaan pencabulan yang dilakukan seorang pria paruh baya, warga Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, terhadap anak di bawah umur, pada hari Rabu kemarin (23/03/2016), dibenarkan oleh salah seorang tetangga korban yang enggan disebutkan namanya.

Menurut sumber HR Online tersebut, bahwa anak di bawah umur di lingkungannya yang diduga menjadi korban pencabulan pria paruh baya yang juga masih tetangganya itu adalah siswi salah satu SMP berinisial ER. [Baca berita terkait: Di Banjar, Warga Pergoki Pria Paruh Baya Cabuli Anak di Bawah Umur, Puskesmas Langensari II Banjar Bantah Visum Anak yang Diduga Korban Pencabulan].

“Namun, kami warga bukan memergoki secara langsung adanya perbuatan senonoh. Tapi untuk dugaan ke arah pencabulan ada, sebab pria paruh baya berinisial US itu selalu antar jemput sekolah ER. Terlebih pada Sabtu lalu diajak main ke Pangandaran,” terangnya, kepada HR Online, Kamis (24/03/2016).

Menurutnya, ketika di Pangandaran US membawa ER mampir ke rumah anaknya yang berkeluarga dengan orang sana. Kemungkinan ER sengaja dibawa main ke Pangandaran oleh US agar hubungannya direstui oleh orang tua ER.

“Karena sebelumnya US mengutus orang lain untuk melamar ER ke orang tuanya. Tapi orang tua ER menolak dengan alasan anaknya masih di bawah umur,” tutur sumber HR Online tersebut.

Bahkan sebelumnya pernah anak US mendahului ayahnya menjemput ER ke sekolah. Lalu dibawa ke ibunya yaitu istri US, dan ER pun diinterogasi. Tapi ER cuek saja dan tidak mengaku pernah disetubuhi US, suaminya.

“Pihak Reskrim Polsek Langensari siang tadi juga mendatangi rumah ER. Tapi saya tidak tahu, apakah sekaligus orang tuanya melaporkan kasus tersebut kepada polisi. Katanya sih jam 2 siang tadi akan divisum ke Puskesmas,” pungkas sumber HR Online yang enggan disebutkan namanya itu. (Nanks/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles