Kasihan, Selama 17 Tahun Gadis di Ciamis Ini Alami Kelumpuhan

Kasihan, Selama 17 Tahun Gadis di Ciamis Ini Alami Kelumpuhan

Wiwin (45), menunjukkan benjolan besar yang terdapat pada bokong Nita (17), anaknya. Photo: Suherman/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Nita Nurjanah (17), anak kedua dari pasangan suami istri Suryana alias peking (47), dan Wiwin (45), warga Dusun Sukamaju, RT.07/02, Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, harus bertahan dalam kesakitan karena mengalami kelumpuhan sejak bayi dan kelainan di bagian anusnya.

Saat ditemui HR Online di rumahnya, Sabtu (12/03/2016), tubuh Nita tengah dibersihkan oleh Wiwin, ibunya. Menurutnya Wiwin, Nita mengalami kelumpuhan sejak usianya 4 bulan.

“Sejak lahir anak saya sudah ada kelainan di tubuhnya. Kelainan itu berupa benjolan yang ada tepat di bagian bokong. Benjolan inilah yang selalu membuat Nita merasa kesakitan jika tersentuh,” tutur Wiwin.

Nita akan merasakan sakit yang termat sakit di bagian pundaknya hingga ia mengalami kejang akibat tak kuat menahan rasa sakit. Nita juga tidak bisa tidur terlentang karena terhalang benjolan.

Bahkan, remaja putri itu mengalami mati rasa di tubuh bagian bawahnya, sehingga dia tak pernah merasakan dan tak pernah tau jika buang hajat atau kencing.
Wiwin mengaku bukan tidak berniat untuk membawa anaknya berobat ke dokter. Namun, himpitan ekonomi lah yang membuat pasutri ini tak bisa berbuat banyak untuk kesembuhan puteri ke duanya itu.

“Keluarga saya tak bisa berbuat banyak untuk membawa Nita berobat. Suami saya hanya seorang juru parkir yang tak menentu penghasilannya. Jangan kan untuk membawa Nita berobat, untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari pun sudah kerepotan,” keluhnya.

Atas keterbatasan itu, keluarga Suryana dan Wiwin kini berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk biaya pengobatan anaknya tersebut. (Suherman/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles