Kasus Dugaan Pencabulan di Banjar, Akhirnya Korban Akui Disetubuhi

Kasus Dugaan Pencabulan di Banjar, Akhirnya Korban Akui Disetubuhi

Ilustrasi. Photo : net/ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Banjar, yang mendapat kuasa pembantuan dari pihak keluarga korban dugaan pencabulan berinisial ER (14), oleh pria paruh baya berinisial ER (50), warga Desa Langensari Kec. Langensari Kota Banjar, beralasan belum melakukan laporan polisi (LP) dan memenuhi visum, karena ingin lebih dekat menanyakan kembali kepada korban atas adanya dugaan tersebut.

[ Berita Terkait : Di Banjar, Warga Pergoki Pria Paruh Baya Cabuli Anak di Bawah Umur ]

“Bukan apa-apa, kami hanya ingin melindungi dan mendampingi anak tersebut agar tidak terganggu psikologisnya. Jadi kemarin belum berani LP dan visum, lebih pada meminta kepastian dan pengakuan korban,” ujar calon Komisioner KPAI Kota Banjar, Fitri Ariyanti, saat dikonfirmasi HR Online, Jumat (25/03/2016).

[ Berita Terkait : Puskesmas Langensari II Banjar Bantah Visum Anak yang Diduga Korban Pencabulan ]

Sebelumnya, kata dia, korban memang tidak merasa dicabuli. Namun, semalam korban mengakui bahwa telah berhubungan intim sejak lama dengan US, dan itu didasari suka sama suka.

[ Berita Terkait : Ini Kata Tetangga Korban Soal Dugaan Pencabulan Anak di Banjar ]

“Bahkan ER mengakui sudah disetubuhinya oleh US sampai beberapa kali, baik itu di warung maupun di tempat lainnya. Apalagi warga sudah sering melihat berduan dan pernah diajak main ke Pangandaran,” ucapnya.

[ Berita Terkait : Keluarga Korban Dugaan Pencabulan di Banjar Tertutup ]

Fitri menambahkan, hari ini sesuai dengan kesepakatan keluarga korban, akan melakukan LP dan visum sebagaimana ranah kepolisian yang memerlukan bukti-bukti dan saksi dalam sebuah perkara.

“Untuk kebaikan si korban yang masih duduk di bangku SMP ini, kami berharap untuk diperbolehkan dulu bersekolah dan mengikuti UN pada Mei mendatang. Si anak belum tentu bersalah, tapi pelaku yang harus mendapat sorotan,” tukasnya. (Nanks/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles