Keluarga Korban Dugaan Pencabulan di Banjar Tertutup

Keluarga Korban Dugaan Pencabulan di Banjar Tertutup

Ilustrasi. Photo : net/ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pihak P2TP2A, dan Babinmas Desa Langensari Kota Banjar, merasa kesal kepada keluarga korban dugaan pencabulan. Pasalnya, saat menunggu korban dugaan pencabulan, berinisial ER (14), di Puskesmas wilayah setempat untuk dilakukan visum, ternyata tidak datang sebagaimana kesiapannya.

[ Berita Terkait : Di Banjar, Warga Pergoki Pria Paruh Baya Cabuli Anak di Bawah Umur ]

“Siang tadi (Kamis (24/03/2016).red) kami tunggu di Puskesmas II Langensari, sesuai kesiapannya untuk divisum pada pukul 14.00 wib. Tapi malah korban dibawa berangkat dengan kelurganya yaitu paman korban ke Banjar,” ungkap Divisi komunikasi dan dokumentasi P2TP2A, Rika Setiawati, kepada HR Online.

Menurutnya, dengan sikap seperti itu, keluarga korban seolah tertutup karena tak menepati janjinya. Berarti pihak keluarga korban kurang pemahaman keberadaan P2TP2A.

[ Berita Terkait : Puskesmas Langensari II Banjar Bantah Visum Anak yang Diduga Korban Pencabulan ]

Sementara informasi yang didapat dari tetangga korban yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, meski sudah didatangi jajaran Reskrim Polsek Langensari ke rumah korban, namun, keluarga korban masih belum berkenan lapor polisi.

“Pihak keluarga korban menyebutkan masih bingung untuk lapor, karena ER tidak mengakui dan tidak merasa sudah dicabuli,” terangnya.

[ Berita Terkait : Ini Kata Tetangga Korban Soal Dugaan Pencabulan Anak di Banjar ]

Dirinya selaku warga merasa heran, terlebih katanya tadi siang juga tidak datang ke Puskesmas dan tidak jadi divisum. Ini sudah menjadi opini publik yang buruk, terutama warga sekitar lingkungannya.

“Mengingat untuk masa depannya, tetap harus dilakukan visum agar jelas. Jika hasilnya visum tidak terbukti, berarti reputasi ER tidak ada masalah dan menumbuhkan kepercayaan baik terhadap masyarakat,” jelasnya.

Tetapi jika hasilnya sebaliknya, itu pihak keluarga korban harus melaporkannya kepada pihak kepolisian atas aksi bejat pelaku.

Sementara pihak Polsek Langensari saat dikonfirmasi, tidak mau memberikan keterangan, alasannya kasus ini belum jelas. (Nanks/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles