Kenal Brondong di Facebook, Janda di Pangandaran Ini Ditipu Rp. 470 Juta

Kenal Brondong di Facebook, Janda di Pangandaran Ini Ditipu Rp. 470 Juta

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Berawal berkenalan di media sosial facebook, seorang janda muda berinisial An (29), warga Dusun Karangsalam, Desa/Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, dikabarkan memadu kasih dengan seorang pemuda berinisial AR, warga Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Lantaran terpikat oleh rayuan maut si brondong, janda muda pun akhirnya tergila-gila. Terlebih, si brondong itu mengaku bekerja sebagai pilot di salah satu perusahaan maskapai penerbangan.

Setelah lama menjalin komunikasi, AR, si brondong, mulai melakukan aksi penipuannya. Dengan dalih meminjam uang, AR perlahan menguras uang milik sang janda. Saat melancarkan aksinya, AR selalu beralasan bahwa dirinya sedang sakit dan butuh uang untuk pengobatan.

Karena sudah jatuh cinta, An, rupaya percaya dan dengan begitu saja meminjamkan uang puluhan juta kepada AR. Uang pun diberikan dalam beberapa tempo. Tak terasa, uang yang dipinjamkan kepada brondong penipu itu ternyata jumlahnya hingga membengkak atau mencapai Rp. 470 juta. Namun, belakangan si brondong itu menghilang dan sulit dihubungi oleh si janda.

An, rupanya kelabakan. Setelah dengan berbagai cara sudah dilakukan, namun selalu saja sulit menghubungi dan mencari si bronding, An pun kemudian sadar bahwa dirinya sudah ditipu. Dia akhirnya melaporkan kasus penipuan ini ke Polsek Pangandaran, pekan lalu.

Saat menyergap pelaku, polisi meminta bantuan teman korban. Saat itu, teman korban (perempuan) menjadi umpan. Dia mencoba mengirim pesan ke fasilitas inbox facebook pelaku. Ternyata, pelaku membalas pesan tersebut. Dengan cara dirayu, akhirnya brondong penipu itu malah balik kena tipu. Saat itu teman korban mengajak pelaku untuk bertemu di Pangandaran.

Saat pelaku sudah sampai di Pangandaran, akhirnya keberadaannya terlacak. Polisi pun langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di sebuah hotel di kawasan objek wisata pantai Pangandaran, Selasa (15/03/2016) lalu. Kini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polsek Pangandaran.

Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi, membenarkan adanya kasus tersebut. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan, ternyata pelaku seorang residivis yang belum lama keluar dari penjara. Sebelumnya, kata dia, pelaku tersangkut dalam kasus yang sama. “Pelaku akan dijerat pasal 378 dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun,” ujarnya, kepada HR Online, Kamis (17/03/2016).

Kapolsek mengatakan, kasus penipuan melalui media sosial, bukan kali pertama terjadi di wilayah hukumnya, tetapi sudah sekitar 7 kali dengan modus yang beragam. (Ntang/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles