Kepala UPTD Pasar Banjar Akui Masih Adanya Praktik Jual Beli Kios

Kepala UPTD Pasar Banjar Akui Masih Adanya Praktik Jual Beli Kios

Photo: Ilustrasi.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dugaan adanya praktik jual beli kios dan lapak di sejumlah pasar di kota Banjar, yang berlaku secara ‘bawah tangan’, tidak dipungkiri oleh Kepala UPTD Pasar Banjar, Mamat Rahmat, S. STP., M.Si.

“Pasalnya regulasinya masih lemah, dan itu diluar pantauan kami. Jika tercover dalam Perda, maka akan lebih memudahkan dalam pengawasan,” jelasnya kepada HR Online, Selasa (15/03/2016).

[Berita Terkait: Ini Harga Jual Beli Bawah Tangan Kios dan Lapak Pasar Bojongkantong Banjar]

Mengenai dugaan adanya praktik jual beli kios dan lapak di Pasar Bojongkantong, menurut Mamat, merupakan warisan pada saat pasar masih dikelola pihak Pemdes dulu.

“Pasar Bojongkantong itu pasar kelas dua, dibawah 500 pedagang, dan saat ini ada sekitar 350 pedagang, dengan jumlah kios hanya 70 kios, dan bersifat hak guna pakai, dengan kewajiban membayar retribusi kepada Pemkot,” ucap Mamat.

Untuk itu, pihak UPTD Pasar Banjar berharap, pedagang untuk berubah dalam memahami pasar yang kini telah menjadi asset Pemkot Banjar. “Tapi saya yakin, yang berpikiran seperti dulu sudah sedikit, dan secara perlahan kami yakinkan mereka,” tandasnya. (Muhafidz/R1/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles