Longsor di Gunung Karang Pangandaran Ancam Rumah Penduduk

Longsor di Gunung Karang Pangandaran Ancam Rumah Penduduk

Proses evakuasi beco yang tertimbun reruntuhan matrial longsor di Gunung Karang Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Longsor yang memuntahkan matrial batu di Gunung Karang Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Selasa (29/03/2016) lalu, tampaknya mengancam tiga rumah penduduk yang berada di sekitar area tersebut. Pasalnya, jarak lokasi longsor dengan rumah tersebut hanya sekitar 200 meter.

Kapolsek Kalipucang, AKP Badri melalui Kanit Reskrim, Aiptu Casim membenarkan hal itu. Menurutnya, jarak 200 meter dari lokasi longsor dimungkinkan akan berdampak terhadap tiga rumah warga yang berada di sekitar daerah tersebut.

“Kami sudah menghimbau kepada tiga kepala keluarga (KK) yang menempati rumah tersebut agar meningkatkan kewaspadaan. Terlebih, apabila saat terjadi hujan deras mengguyur daerah tersebut. Karena longsor di gunung itu memuntahkan matrial batu yang bisa menghantam hingga beberapa meter,” ungkapnya, kepada HR Online, Rabu (30/03/2016).

Sebelumnya, di areal Gunung Karang atau tepatnya di lokasi tempat galian C mengalami longsor dengan memuntahkan material batu besar. Akibatnya, sebuah beko (alat berat) yang tengah melakukan aktivitas galian tertimbun reruntuhan batu hingga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Sementara itu, proses evakuasi terhadap bangkai beco yang tertimpun longsor hingga Rabu siang masih berlangsung. Dengan menggunakan beco lainnya, para pekerja perusahaan galian C tampak kesulitan menyingkirkan batu besar yang menimbun bangkai beko.

“Selain sulit menyingkirkan batu besar, juga dipersulit oleh cuaca yang selalu hujan dalam beberapa hari terakhir ini. Kami harus ekstra hati-hati dalam proses evakuasinya,” pungkasnya. (Ntang/R2/HR-Online)  

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles