Longsoran Diperbaiki, Jalur Kereta di Ciamis Sudah Kembali Dibuka

Longsoran Diperbaiki, Jalur Kereta di Ciamis Sudah Kembali Dibuka

Petugas PT KAI saat memperbaiki Badan rel Kereta Api yang sebelumnya tergerus longsoran tanah di Dusun Cidewa, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, atau di KM 293+0/1 antara stasiun Bojong dengan statsiun Ciamis, Minggu (13/03/2016) pagi tadi. Foto: Heri Herdianto/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Badan rel Kereta Api yang sebelumnya tergerus longsoran tanah di Dusun Cidewa, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, atau di KM 293+0/1 antara stasiun Bojong dengan statsiun Ciamis, Minggu (13/03/2016) pagi tadi, sudah mendapat perbaikan. Jalur kereta api selatan pulau jawa yang tadi malam ditutup sementara, kini sudah kembali dibuka.

Dari pantauan HR Online, tadi pagi, puluhan petugas dari PT KAI dengan dibantu 2 mesin eskavator masih memperbaiki badan rel yang tergerus longsor tersebut. Tadi pagi pun sudah dilakukan uji coba dengan menggunakan lokomotif dan hasil evaluasi menyimpulkan bahwa badan rel kereta tersebut bisa kembali dilintasi, meski kereta harus mengurangi kecepatan. [Berita Terkait: Rel Kereta di Ciamis Tergurus Longsor, Jalur KA Dialihkan Lewat Cirebon]

Menurut petugas yang enggan disebutkan namanya, perbaikan rel sudah dilakukan sejak tadi malam dan saat ini sudah bisa dilalui kereta api. “Tapi, kereta yang melintas di jalur ini harus mengurangi kecepatan, karena perbaikan belum dilakukan secara menyeluruh,” ujar petugas yang meminta namanya tidak ditulis dan menyarankan kepada HR Online untuk mengkonfirmasi terkait hal itu ke pejabat terkait di PT KAI.

Sebelumnya, badan rel kereta api tersebut dilaporkan terkikis longsoran tanah hingga bagian bawah rel menganga dan nyaris ambruk. Badan rel yang terkikis longsoran tanah itu diperkirakan sepanjang 30 meter dengan kedalaman 6 meter. Longsoran tanah terjadi akibat wilayah Ciamis diguyur hujan lebat kemarin sore.

Akibat badan rel terkikis longsor, membuat 11 jurusan kereta api lintas selatan yang beroperasi tadi malam dialihkan ke jalur Purwokerto-Cirebon-Cikampek. Pihak PT KAI memutuskan tidak menggunakan jalur rel selatan Jawa Barat, karena dikhawatirkan kereta api mengalami anjlok saat melintas di badan rel yang terkena longsor tersebut.

Sementara itu, seperti dilansir media online nasional, Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II, Zunerfin, memastikan perbaikan badan rel yang tergerus longsor di Ciamis sudah selesai dan bisa kembali dilintasi kereta api. “ Sekarang sudah aman untuk dilintasi kereta api. Dan kami pun sudah membuka kembali jalur kereta selatan melalui jalur priangan timur,” ujarnya, Minggu (13/06/2016).

Dia mengatakan pihaknya sudah melakukan uji coba dengan menggunakan lokomotif dan hasil evaluasi menyimpulkan bahwa badan rel kereta tersebut bisa kembali dilintasi, meski harus mengurangi kecepatan. (Heri/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles