Melintas di Jembatan Gantung Waringinsari Banjar, Nyawa Taruhannya

Melintas di Jembatan Gantung Waringinsari Banjar, Nyawa Taruhannya

Seorang pengendara sepeda motor dengan ekstra hati-hati melintas di jembatan gantung Waringinsari. Pasalnya, salah satu tali atau seling besi penyangga jembatan gantung tersebut putus. Photo diambil Minggu (06/03/2016). Photo : Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Putusnya salah satu tali atau seling besi penyangga jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Purwodadi, Desa Waringinsari Kec. Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, dengan Dusun Rejamulya, Desa Bakung Kec. Wanareja, Kab. Cilacap, Jawa Tengah, sangat membahayakan pengguna yang melintasinya.

Pantauan HR Online di lokasi, Minggu (06/03/2016), satu seling jembatan yang putus itu berada di sisi utara, dengan kondisinya hanya dikaitkan pada tunggul kayu sebuah pohon dan tergeletak begitu saja di tanah. Parahnya, tali tersebut dibiarkan ngambang di atas air sungai Citanduy, sehingga banyak sampah plastik yang tersangkut.

Soleh (20), warga Dusun Rejamulya, yang sedang melintas di jembatan tersebut, mengatakan, putusnya satu seling jembatan yang terjadi sekitar enam bulan lebih itu, dibiarkan tanpa ada perbaikan.

“Ini menjadi keresahan warga sejak lama, sebab tali seling belum juga diganti atau diperbaiki. Dengan kondisi seperti itu, sangat mengancam keselamatan kami semua sebagai penggunanya. Maka, untuk melintasinya pun harus ekstra hati-hati, jika tidak nyawa menjadi taruhannya,” tandas dia.

Ditambahkannya, perlu secepatnya upaya perbaikan, termasuk kerusakan lainnya seperti papan yang sudah keropos, mur yang longgar dan terlepas, serta besi atau kawat pembatas sudah usang, untuk diganti sekalian dengan yang baru.

Dirinya mengkhawatirkan bila tidak cepat diperbaiki, jembatan gantung ini bisa roboh dan akan menimbulkan korban jiwa.

“Janganlah sampai sudah menelan korban, baru diperbaiki. Pemerintah melalui instansi terkait harus serius memperhatikan kondisi jembatan gantung ini, dan melakukan rehabilitasi,” pungkasnya. (Nanks/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles