Meski Diprotes, Pom Mini di Pamarican Ciamis Bisa Beroperasi Lagi

Meski Diprotes, Pom Mini di Pamarican Ciamis Bisa Beroperasi Lagi

Pertamini atau Pom Mini yang beroperasi di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Foto: Dokumentasi

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Polsek Pamarican memanggil lima pengusaha pemilik pertamini atau Pom Mini, pengecer bahan bakar minyak (BBM), yang beroperasi di wilayah Kecatan Pamarican. Pemanggilan itu dilakukan untuk sosialisasi dan pemeriksaan dokumen perijinan. Pemanggilan itu juga merupakan buntut penutupan pertamini milik H. Usup, yang berada di Dusun Cibenda, Desa Neglasari.

Kapolsek Pamarican, AKP. Subagja, S.Ip, ketika ditemui Koran HR, Senin (14/03/2016) lalu, mengaku sengaja memanggil kelima pengusaha pertamini tersebut. Menurut dia, pemanggilan itu terkait konfilik antara pengusaha dengan warga Neglasari.

“Hasilnya, ternyata kelima pertamini yang beroperasi di wilayah Pamarican sudah mengantongi izin penjualan BBM 2 Tax, baik itu dari desa maupun lingkungan. Karena mereka tak bermasalah, kami pun mempersilahkan mereka untuk melanjutkan usahanya, dengan catatan tetap memperhatikan himbauan dari pemerintah,” kata Subagja.

Sementara itu, Camat Pamarican, Drs. Yusuf Maolana, saat dihubungi Koran HR, Senin (14/03/2016), mengatakan, meski pengusaha pertamini sudah mempunyai izin gangguan dari lingkungan dan desa, pihaknya belum bisa mengeluarkan izin operasional pangkalan pertamini.

“Sampai saat ini kami belum bisa mengeluarkan izin operasional. Karena itu kewenangan Dirjen Migas. Pihak kecamatan hanya sebatas memberikan izin IMB dan HO saja. Itupun jika sudah ada intruksi dari Dirjen Migas atau Disperidagkop Ciamis,” katanya. (Suherman/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles