Ngeri! Di Ciamis, Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Pinggir Jalan

Ngeri! Di Ciamis, Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Pinggir Jalan

Mayat laki-laki tanpa identitas dengan kondisi kepala pecah dan penuh luka di sekujur tubuhnya ditemukan warga di pinggir Jalan Raya Banjarsari- Pangandaran atau tepatnya di depan Kantor Desa Ciulu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Kamis (10/03/2016). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas dengan kondisi kepala pecah dan penuh luka di sekujur tubuhnya ditemukan warga di pinggir Jalan Raya Banjarsari- Pangandaran atau tepatnya di depan Kantor Desa Ciulu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Kamis (10/03/2016), sekitar pukul 04.30 WIB. Diduga korban tewas akibat tertabrak kendaraan atau korban tabrak lari.

Dari pantauan HR Online, di Puskesmas Banjarsari, dengan kondisi kepala pecah, membuat mayat tersebut sudah tanpa kepala, sehingga sulit mengenali wajah korban. Hendar, warga Ciulu, mengaku dini hari tadi dirinya mendengar suara benturan keras dari luar rumah. Karena suaranya seperti terjadi tabrakan kendaraan, lanjut dia, dirinya pun langsung bergegas keluar rumah untuk memastikan apa yang terjadi.

“Waktu itu langit masih gelap atau sekitar pukul setengah lima pagi. Saat saya keluar rumah, warga sudah berkerumun di pinggir jalan. Ketika saya hampiri, ternyata di pinggir jalan sudah tergeletak mayat seorang laki laki dengan kondisi kepala pecah atau terlihat seperti mayat yang sudah tanpa kepala,” terangnya.

Warga, kata Hendra, usai menemukan mayat tersebut langsung melaporkan ke Polsek Banjarsari. “Saya melihat anggota polisi memeriksa pakaian korban untuk mencari kartu identitas. Tetapi, tidak temukan satupun kartu identitas,” katanya.

Mayat pun langsung dibawa ke Puskesmas Banjarsari untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. “Ciri-ciri mayat tersebut menggunakan celana jeans, baju kuning dan kulit sawo,” kata dokter jaga Puskesmas Banjarsari, dr. Ajeung Rani, kepada HR Online, tadi pagi.

Menurut Ajeung, dari pemeriksaan medis, korban tewas diduga kuat akibat benturan keras di bagian kepalanya. “Kepala mayat ini bukan terlepas, tetapi pecah saat terkena benturan keras. Sehingga organ dalam kepalanya hancur dan kemudian tidak berkepala,” pungkasnya. (Ntang/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles