Pedagang Pasar Muktisari Tolak Tawaran Uang Kompensasi dari Pemkot Banjar

Pedagang Pasar Muktisari Tolak Tawaran Uang Kompensasi dari Pemkot Banjar

 

Pasar Muktisari. Photo : Dok. HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah pedagang pasar Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat, menyatakan sepakat untuk menolak uang kompensasi sebesar Rp 50 juta yang ditawarkan Pemerintah Kota Banjar sebagai pengganti relokasi dan pembuatan 518 los sementara pedagang.

Yadi Aziz, ketika ditemui HR Online, usai mengikuti pertemuan dan musyawarah paguyuban pedagang pasar Muktisari, Sabtu (05/03/2016), menegaskan, sedari awal pedagang tidak ingin meminta biaya atau uang kompensasi.

“Berapapun banyak uang kompensasi yang diberikan, terlebih hanya sebesar itu (50 juta), apakah memadai?” tanya Yadi.

Menurut Yadi, seandainya uang itu diterima, selain pengurusannya akan ribet, juga akan menimbulkan masalah baru diantara pedagang. Untuk itu, pedagang hanya meminta Pemerintah Kota Banjar utuk membuat los sementara bagi mereka.

Senada dengan itu, Sehu, juga meminta Pemerintah Kota Banjar untuk membuatkan los sementara bagi pedagang. Dia mengaku tidak ingin menerima uang kompensasi dari Pemerintah Kota Banjar

“Belum lagi nilai kompensasi yang diberikan Pemerintah Kota Banjar tidak sebanding jika diukur dengan hak (HGB) pedagang menempati bangunan yang masih sekitar delapan tahun kedepan,” katanya.

Jadi alangkah bijaknya, kata Sehu, bila Pemerintah Kota Banjar mau membangunkan los sementara dan pedagang tinggal menempatinya. Dia juga meminta Pemerintah Kota banjar memaklumi hasil keputusan musyawarah pedagang.

“Kiranya hasil keputusan ini dapat dipahami, dan bukan merupakan bentuk perlawanan,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Muktisari, Wawan, menandaskan, pihaknya sangat menghargai pendapat dan keputusan bersama yang disampaikan oleh para pedagang.

“Kami akan menyampaikan hasil keputusan dari pertemuan ini kepada Pemerintah Kota Banjar, berupa penolakan uang kompensasi disertai berita acaranya. Kami juga berharap, Pemerintah Kota Banjar memakluminya dan mampu merealisasikan permintaan awal pedagang,” ucapnya.

Wawan menambahkan, para pedagang sebenarnya tidak ingin membuat susah, tapi mereka hanya meminta haknya. Mereka juga sangat mendukung sekali pembangunan pasar Muktisari. Apalagi program revitalisasi pasar itu bertujuan untuk kepentingan dan peningkatan kesejahteraan pedagang. (Nanks/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles