Penyebab Tewasnya Pemuda Ciamis yang Tergantung di Pohon Masih Misteri

Penyebab Tewasnya Pemuda Ciamis yang Tergantung di Pohon Masih Misteri

Foto Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Penyebab tewasnya Rahmat (26), pemuda asal Dusun Jamban RT 13/RW 03, Desa Sidaharja, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang saat ditemukan dalam kondisi menggantung di pohon klewih/kulur, Minggu (13/03/2016) pagi, ternyata masih teka-teki dan menyimpan misteri.

Pasalnya, dari hasil penyelidikan polisi, ditemukan luka di bagian paha korban. Dengan adanya temuan tersebut, muncul dugaan bahwa korban tewas bukan karena bunuh diri, tetapi ada kemungkinan dibunuh.

Ponimin, tetangga korban, mengaku melihat korban saat tengah menggantung di pohon. Saat itu, kata dia, dirinya diberitahu oleh pamannya, Samad, bahwa ada sesosok manusia yang tewas tergantung di pohon klewih. “Paman saya tunawicara. Jadi, ketika dia memberitahu ada kejadian tersebut, dia hanya bisa menyeret saya untuk pergi ke kebun. Setibanya di kebun, paman Samad menunjukan tangannya ke arah pohon. Ternyata ada sesosok manusia yang tergantung di pohon,” katanya. [Berita Terkait: Di Ciamis, Jasad Lelaki Tergantung di Pohon, Polisi Menduga Dibunuh]

Tak lama berselang, lanjut Poniman, Salimah, ibu korban, menjerit dan meminta tolong. Ibu korban pun diberitahu oleh Samad. Setelah itu, kata dia, dirinya bergegas memanggil tetangga serta keluarga yang bisa dihubungi.

“Setelah korban ditemukan tergantung, tidak ada yang berani memegang korban, karena belum ada kejelasan dari Polisi. Tapi, saat dilihat dari dekat, pada mulut korban mengeluarkan darah yang dikerumuni lalat. Selain itu, pada betis korban pun ditemukan luka seperti luka tusukan. Yang mengejutkan, di bawah kaki korban yang mengantung, ditemukan sebilah pisau,” terangnya.

Poniman menambahkan, adanya dugaan bahwa korban tewas dibunuh, karena ditemukan luka pada betisnya dan terdapat sebilah pisau. Namun, lanjut dia, ada kemungkinan juga korban tewas akibat bunuh diri. “Adapun luka pada betisnya, bisa karena tergores ranting pohon saat memulai mengantungkan diri menjelang ajal. Tapi, lebih pastinya terkait penyebab kematian korban, serahkan saja kepada Polisi,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidaharja, Turijo, mengatakan, pihaknya akan membantu orang tua korban dalam menuntaskan misteri kematian Rohmat. “Kami akan membantu semampu kita. Ini sudah menjadi kewajiban pemerintah melayani warganya. Baik pahit maupun manis, kita semua jalani bersama,” katanya. (Muhafid/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles